HPN 2015

Catat, Bahasa Indonesia Lahir dari Pulau Penyengat!

Diperlukan kampanye secara terstruktur dan massif untuk memperkenalkan kepada dunia tentang keberadaan dan peran Pulau Penyengat

Penulis: Andi Asmadi | Editor: Andi Asmadi

Pulau Penyengat perlu dikembangkan menjadi semacam museum dunia yang akan selalu dijaga dan diperhatikan kelestariannya. Pemerintah perlu berusaha keras untuk mewujudkan Pulau Penyengat menjadi Situs Warisan Dunia dari UNESCO.

Pada 19 Oktober 1995, Pulau Penyengat telah dicalonkan ke UNESCO untuk menjadi satu di antara Situs Warisan Dunia, namun hingga sekarang tidak terdengar lagi kelanjutannya.

Karena itu, diperlukan kampanye secara terstruktur dan massif untuk memperkenalkan kepada dunia tentang keberadaan dan peran Pulau Penyengat, baik dalam lingkup ASEAN hingga dunia internasional. Kampanye ini bisa dimulai oleh Pemprov Kepulauan Riau, dan kemudian ditindaklanjuti secara nasional, melalui berbagai medium, termasuk ke media cetak, online, dan media sosial.

KETIGA, Raja Ali Haji layak untuk mendapat penghargaan yang lebih besar terkait perannya dalam pembinaan dan pengembangan bahasa Melayu atau Bahasa Indonesia. Gelar Pahlawan Nasional yang sudah dianugerahkan tidaklah secara spesifik menunjukkan perannya dalam pembinaan dan pengembangan Bahasa Melayu yang menjadi cikal bakal Bahasa Indonesia.

Raja Ali Haji sudah dikenal luas melalui Gurindam 12. Namun, belum banyak yang benar-benar paham bahwa Raja Ali Haji adalah seorang ahli bahasa yang memiliki komitmen tinggi terhadap kelangsungan pembinaan dan pengembangan Bahasa Melayu. Buku-buku yang ia tulis tentang kodifikasi dan pembinaan Bahasa Melayu sangat penting dan bermanfaat.

Karena itu, Raja Ali Haji patut untuk mendapatkan gelar khusus terkait bahasa nasional yang dideklarasikan melalui keputusan resmi pemerintah. Apakah itu Bapak Bahasa Nusantara atau Bapak Bahasa Melayu atau Bapak Bahasa Indonesia. Ini layak dirumuskan dalam suatu seminar yang komprehensif. (andi asmadi/tribun lampung)

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved