Jalan Rusak di Sukoharjo
BREAKING NEWS: Lihatlah, Jalan Rusak Mengajarkan Masyarakat Jadi Pengemis
Miftah mengungkapkan, kerusakan jalan di Sukoharjo menimbulkan pungli baru dan mengajarkan masyarakat untuk mengemis.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Heribertus Sulis
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Dalam audiensi pengunjuk rasa karena jalan rusak di Sokoharjo, Pringsewu dengan Perwakilan Dinas PU Kabupaten Pringsewu, Koordinator aksi Miftah mengatakan bahwa kondisi jalan rusak ini justru mengajarkan hal yang tidak baik kepada masyarakat.
Miftah mengungkapkan, kerusakan jalan di Sukoharjo menimbulkan pungli baru dan mengajarkan masyarakat untuk mengemis. Dimana pada setiap titik jalan rusak, tampak warga mengacungkan tangan meminta sejumlah uang pada pengguna jalan.
"Dampak kerusakan jalan, muncul pungli. Mengajarkan masyarakat untuk mengemis," kata Mufti, Selasa (24/2/2015).
"Kalau memang tidak ada realisasi perbaikan jalan rusak, warga Sukoharjo akan menutup ruas jalan ini," kata orator di depan Pasar Sukoharjo, Pringsewu, Miftah.
Miftah bersama warga lain beunjuk rasa di tengah jalan depan Pasar Sukoharjo, Pringsewu, Selasa (24/2/2015). Para pendemo meminta pemerintah segera membenahi jalan rusak yang sudah berlangsung bertahun-tahun.
Pendemo yang mengaku sebagai warga di Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu mendesak pemerintah segera melakukan perbaikan atas kerusakan jalan provinsi tersebut.
Dalam aksinya, para demonstran melakukan penanaman pohon pisang dan pohon kelapa di tengah jalan.