Erupsi Gunung Rinjani

Aktivitas Gunung Rinjani Masih Berlanjut, Gempa Tremor dan Letusan Menerus

Dia menjelaskan, gempa tremor masih terus terjadi dengan amplitudo 44 dominan 17. Selain itu, letusan dengan tinggi rata-rata 1.000-1.500 meter.

Aktivitas Gunung Rinjani Masih Berlanjut, Gempa Tremor dan Letusan Menerus
AFP PHOTO/PIKONG
Foto yang diambil pada 1 November 2015 ini menunjukkan gunung Baru Jari menyemburkan abu vulkani seperti dilihat dari Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Aktivitas Gunung Baru Jari (2.375 mdpl) terus meningkat dan berstatus waspada. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MATARAM - Aktivitas Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat (NTB) masih terus berlanjut hingga, Sabtu (7/11/2015).

"Sampai hari ini aktivitas vulkanik masih berlanjut, gempa tremor masih menerus dan letusan juga masih menerus," kata Ketua Pos Pemantauan Gunung Rinjani, Mutaharlin.

Dia menjelaskan, gempa tremor masih terus terjadi dengan amplitudo 44 dominan 17. Selain itu, letusan dengan tinggi rata-rata 1.000-1.500 meter juga masih menerus terjadi di Gunung Barujari yang terletak di Kaldera Gunung Rinjani.

Mutaharlin mengatakan, kondisi saat ini masih bisa berubah sewaktu-waktu. Namun jika dibandingkan dengan hari sebelumnya, ada sedikit penurunan aktivitas vulkanik di Gunung Rinjani.

"Ada penurunan sedikit, kalau dilihat dari amplitudonya, dominannya, asap letusannya. Cuman penurunan sedikit," kata dia.

Sementara itu, sebaran abu vulkanik mengarah menuju Selatan dan Utara dari pusat letusan. Abu vulkanik diperkirakan akan menyelimuti wilayah Lombok Timur.

Sampai saat ini, abu vulkanik telah menyebar hampir ke separuh Pulau Lombok. Ia menambahkan, saat ini status Gunung Rinjani masih tetap sama yaitu Waspada (Level II). Pihaknya berharap, aktivitas vulkanik terus turun dan status Gunung Rinjani kembali normal.

Editor: Reny Fitriani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved