DPRD Tanggamus Minta SKPD Kreatif Cari Peluang Tingkatkan PAD
Menurut anggota pansus, Yoyok Sulistyo, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) pun harus dapat mencari potensi dan peluang baru untuk meningkatkan PAD.
Penulis: Tri Yulianto | Editor: Ridwan Hardiansyah
Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Tanggamus menyarankan pemkab setempat, supaya menyusun program yang mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), dari usulan musyawarah perencanaan pembangunan dan hasil reses anggota DPRD.
Menurut anggota pansus, Yoyok Sulistyo, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) pun harus dapat mencari potensi dan peluang baru untuk meningkatkan PAD.
"Terhadap penyerapan anggaran pada SKPD yang masih belum maksimal, agar pada 2017, pertimbangkan skala prioritas, ditujukan pada kegiatan yang dapat terselenggara," ujar Yoyok, Selasa (26/7/2016).
Sementara, Bupati Tanggamus Bambang Kurniawan berharap, penyerapan anggaran dan penambahan PAD dapat lebih baik pada 2017.
"Pada 2017 mendatang, semoga bisa lebih baik. Sebab untuk belanja modal yang selama ini, Rp 300-Rp 400 miliar, bisa ditingkatkan," ujar Bambang.
Adapun, APBD Perubahan (APBDP) 2016 terjadi penurunan, baik pada pendapatan maupun belanja.
Wakil Bupati Tanggamus Samsul Hadi menyatakan, pendapatan dalam APBD murni tercatat Rp 1,637 triliun. Sedangkan dalam APBDP, pendapatan menjadi Rp 1,627 triliun. Untuk belanja, jumlahnya menjadi Rp 1,583 triliun pada APBDP, dari sebelumnya Rp 1,584 triliun pada APBD murni.
"Hal itu karena ada pemotongan anggaran DAK sebesar 10 persen oleh pemerintah pusat. Maka, pemkab melakukan efisiensi anggaran pada APBD Perubahan," ujar Samsul.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/rupiah_20160329_130038.jpg)