"Cepat Serahkan Motor, Kalau Enggak Kamu Saya Bunuh"
Aksi pembegalan kembali terjadi di Lampura. Kali ini, korbannya adalah dua pelajar di Kotabumi.
Penulis: anung bayuardi | Editor: soni
Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Aksi pembegalan kembali terjadi di Lampura.
Kali ini, korbannya adalah dua pelajar di Kotabumi.
Pembegalan terjadi di jalan raya Wonogiri II, Kelurahan Kelapa 7, Senin (5/9) sekitar pukul 07.30 WIB.
Riki Rianto (16) mengungkapkan, awalnya ia bersama Soleha (12), keponakannya, hendak berangkat ke sekolah dengan berboncengan motor Honda Revo BE 3387 J.
Di tengah jalan, tepatnya dekat jembatan dan kebun karet, tiga orang berkendara motor Honda Revo warna kuning tanpa pelat mengadang.
Dua orang di antaranya turun, lalu menodongkan senjata tajam dan meminta agar menyerahkan motor.
"Cepat serahkan motor. Kalau nggak, kamu saya bunuh," kata Riki menirukan ucapan pelaku.
Karena takut, Riki menyerahkan motor.
"Saya bingung. Keponakan saya (Soleha) juga ketakutan, nangis," ujar pelajar SMP kelas III ini.
Setelah para pelaku pergi, Riki menghubungi orangtuanya untuk menjemput.
Setelah itu, mereka melapor ke Polres Lampura.
Gerebek 'Kampung Begal'
Tim gabungan Polda Lampung, Polresta Bandar Lampung dan Polres Lampung Timur menembak mati dua tersangka begal saat penggerebekan di Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Lampung Timur, Minggu (4/9/2016).
Dua tersangka begal tewas karena tertembus peluru polisi. Mereka adalah Hamdan (30) dan Angga Saputra (21).