Usai Diperiksa KPK, Pria Ini Lari di Tengah Jalan Macet, Ketuk Taksi Tapi Ditolak
Namun, Farizal berupaya menghindar sambil mengunci rapat mulutnya.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Kejadian unik kembali terulang di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Rabu (21/9/2016).
Jaksa Farizal yang bertugas di Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, kocar-kacir seusai diperiksa penyidik KPK.
Setelah sekitar enam jam diperiksa, Farizal keluar dari Gedung KPK.
Awak media yang melihat Farizal kemudian menghampirinya, untuk menanyakan seputar pemeriksaan, dan kasus dugaan suap yang sedang menjeratnya.
Namun, Farizal berupaya menghindar sambil mengunci rapat mulutnya.
Farizal, yang mengenakan kemeja polos berwarna krem tersebut, berupaya menerobos kerumunan wartawan, untuk menuju gerbang depan Gedung KPK.
Ia sempat mengeluh sakit dan meminta wartawan untuk tidak mengejarnya.
"Aduh kaki saya sakit," kata Farizal, sambil menundukkan kepada.
Farizal akhirnya berhasil menuju Jalan HR Rasuna Said. Ia pun berlari di tengah kemacetan panjang kendaraan.
Para wartawan terus mengikutinya. Farizal sempat mengetuk kaca taksi yang sedang berhenti, dan meminta sopir untuk membukakan pintu.
Namun, meski sedang tidak ada penumpang, sopir taksi tersebut menolak membukakan pintu.
Farizal yang terlihat kebingungan, sempat menoleh ke kanan dan kiri untuk menghindari kejaran wartawan.
Akhirnya, ia kembali berlari menuju pintu keluar Gedung KPK, dan berhasil menghindari wartawan setelah ditolong oleh polisi yang bertugas.
Oleh polisi dan petugas keamanan, Farizal kembali diajak masuk ke lobi depan Gedung KPK.
Ia meminta agar petugas keamanan membantu mencarikan taksi. Hingga satu jam kemudian, Farizal masih menunggu di lobi Gedung KPK.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/jaksa-farizal_20160921_194729.jpg)