11 Mantan Anggota DPRD Ditahan karena Terbukti Korupsi

Mereka akan menjalani pidana penjara 1 tahun, dan denda Rp 50 juta, subsider 2 bulan dan dipotong masa tahanan kota.

11 Mantan Anggota DPRD Ditahan karena Terbukti Korupsi
Ilustrasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNGKIDUL - Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungkidul menahan 11 mantan anggota DPRD Periode 1999-2004.

Penahanan itu dilakukan setelah kasasi Mahkamah Agung (MA) atas kasus korupsi tunjangan anggota dewan dari APBD 2003/2004, yang merugikan uang negara sebesar Rp 3,05 miliar, ditolak.

"Putusan kasasi dari Makamah Agung sudah kami terima," ujar Kepala Kejari Gunungkidul, M Fauzan, Selasa (17/1/2017).

Fauzan menuturkan, berdasarkan keputusan, ada 14 orang.

Hanya saja, dua orang sudah meninggal dunia dan satu orang sedang sakit.

"Semua 14 orang, tetapi satu orang sakit dan ada bukti surat dari dokter. Dua orang meninggal dunia dan ada bukti surat keterangan dari desa setempat," tegasnya.

Dia mengungkapkan, eksekusi penahanan dilakukan sesuai dengan keputusan kasasi Mahkamah Agung.

Mereka akan menjalani pidana penjara 1 tahun, dan denda Rp 50 juta, subsider 2 bulan dan dipotong masa tahanan kota.

"Eksekusi ini menindaklanjuti keputusan kasasi Makamah Agung, vonis tidak berubah sampai tingkat kasasi," tandasnya.

Menurut dia, untuk eksekusi, 19 mantan anggota DPRD Gunungkidul lainnya masih menunggu keputusan kasasi dari Mahkamah Agung.

"Ditahan di Lapas Kelas II A Yogyakarta. Untuk beberapa orang sisanya, kami masih menunggu keputusan," ucapnya.

Kasus korupsi dana tunjangan anggota DPRD Gunungkidul periode 1999-2004, yang merugikan negara sebesar Rp 3,05 miliar, menyeret 33 anggota dewan sebagai tersangka.

Di pengadilan Tipikor, ke-33 anggota dewan itu diputuskan bersalah pada 3 Mei 2013, dan divonis 1 tahun penjara, denda Rp 50 juta, subsider 2 bulan penjara.

(Wijaya Kusuma)

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved