Bus Handoyo Tepergok Bawa Belasan Jeriken Madu Ilegal Asal Jambi
Balai Karantina Pertanian kelas I Bandar Lampung wilker Bakauheni mengamankan belasan jeriken berisi madu asal Jambi yang tidak dilengkapi dengan doku
Penulis: Dedi Sutomo | Editor: soni
Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Balai Karantina Pertanian kelas I Bandar Lampung wilker Bakauheni mengamankan belasan jeriken berisi madu asal Jambi yang tidak dilengkapi dokumen, Jumat (17/2).
Madu yang diperkirakan berjumlah 750 kilogram itu diangkut dengan menggunakan Bus Handoyo jurusan Jambi – Solo.
“Modusnya dengan mencampurkan bersama madu lainnya yang dilaporkan ke karantina. Setelah dihitung jumlah antara yang ada di dokumen dengan berbeda dengan jumlah madu sesungguhnya,” ujar PPNS BKP Wilker Bakauheni, Buyung Hardiyanto.
Madu yang tidak dilengkapi dokumen tersebut diamankan BKP Wilker Bakauheni. Pemilik madu diminta untuk melengkapi dokumen resmi yang dipersyarakatkan.
“Kita tidak menghalami pengiriman madu. Tetapi harus tetap mematuhi aturan perundang-undangan UU Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina, Hewan, Ikan dan Tumbuhan,” tandasnya.(dedi/tribunlampung)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/bus-handoyo_20170217_171506.jpg)