Takut Terkena Banjir, Warga Sragi Panen Udang Lebih Awal
“Ini kami panen lebih dini untuk menghindari kerugian. Seharusnya, kami baru panen 15 hari lagi,” kata seorang warga, Tono, Jumat (24/2/2017).
Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Ridwan Hardiansyah
Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Para pemilik tambak udang di Dusun Umbul Besar, Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi terpaksa memanen udang mereka lebih dini.
Pasalnya, warga khawatir ancaman luapan air Way Sekampung akan kembali merendam tambak mereka.
“Ini kami panen lebih dini untuk menghindari kerugian. Seharusnya, kami baru panen 15 hari lagi,” kata seorang warga, Tono, Jumat (24/2/2017).
Dirinya mengatakan, saat air Way sekampung meluap pada Kamis (23/2/2017), genangan air sempat mencapai areal tambak.
Namun, hal itu tidak sampai membuat udang-udang hanyut.
Hanya saja, kondisi air tambak menjadi tercemar.
“Selain takut luapan air kembali meninggi. Kami juga khawatir air tambak tercemar air kali yang sedang banjir. Ini bisa memengaruhi pertumbuhan udang,” ujar Tono.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/banjir_20170224_171258.jpg)