Warga Miskin Penerima Kartu Indonesia Sehat di Pringsewu Bertambah 1.600 Orang

Alokasi Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI-JKN) untuk Kabupaten Pringsewu bertambah 1.600 warga miskin.

Laporan Reporter Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Alokasi Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI-JKN) untuk Kabupaten Pringsewu bertambah 1.600 warga miskin.

Sebelumnya, alokasi tersebut diberikan kepada 114.714 warga miskin pada 2016.

Pada 2017, jumlah itu meningkat menjadi 116. 314 warga miskin.

Kepala Dinas Sosial Pringsewu, Arif Nugroho mengatakan, alokasi itu sebagaimana Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 351/HUK/2016 tentang Penetapan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan.

"Tetapi dalam jumlah tersebut, belum semua Kartu Indonesia Sehat (KIS) terbit, sedangkan yang sudah terbit hanya 74.539 KIS," ujar Arif, dalam acara Pembekalan Tenaga Sosial Kecamatan (TKSK) se-Kabupaten Pringsewu, dalam rangka penerima PBI-JKN, di Aula STIE Muhammadiyah, Selasa (18/4/2017).

Karena itu, Arif mengatakan, warga yang masih memiliki jamkesmas, masih bisa menggunakannya.

Terkait masih banyak KIS yang belum tercetak, Arif mengaku, ia sudah bertanya ke pemerintah pusat.

BACA JUGA: Berstatus Terdakwa, Bambang Kurniawan Masih Terima Gaji dan Tunjangan sebagai Bupati

Hasilnya, lanjut dia, kartu tersebut memang belum tercetak.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pringsewu, Lydia Suranti mengungkapkan, jumlah peserta BPJS Kesehatan di Pringsewu sebanyak 198.005, dari jumlah penduduk sebanyak 418.851 jiwa.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved