Berita Video Tribun Lampung
(VIDEO) BPJS Ketenagakerjaan Tanda Tangani Kerja Sama dengan 4 BLK di Lampung
BPJS Ketenagakerjaan cabang Bandar Lampung melakukan penandatanganan kerja sama dengan UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Lampung, Rabu
Penulis: Ana Puspita Sari | Editor: Ridwan Hardiansyah
Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - BPJS Ketenagakerjaan cabang Bandar Lampung melakukan penandatanganan kerja sama dengan UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Lampung, Rabu (19/4/2017).
Penandatanganan kerja sama tersebut terkait perlindungan atas risiko kecelakaan kerja kepada 2.416 peserta pelatihan, dari 4 BLK di Lampung.
Pada kesempatan tersebut, penyerahan secara simbolis kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada juga dilakukan peserta pelatihan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Bandar Lampung Tonny Tanamal menjelaskan, penyerahan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan dilakukan secara bertahap, dimulai dari angkatan pertama sebanyak 496 orang, dari 4 BLK se-Lampung, yaitu BLK Bandar Lampung, BLK Metro, BLK Way Abung, dan BLK Kalianda.
"Pelatihan ini secara bertahap, ini programnya sampai dengan Desember 2017. Total pesertanya ada 2.416 orang. Dilakukan secara bertahap, sesuai dengan kemampuan menampungnya di sini. Nanti ketika sudah ada yang mendaftar lagi, mereka (BLK) akan melapor ke kami," jelasnya usai acara.
Dengan diberikannya kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada peserta pelatihan, secara otomatis, para peserta pelatihan di BLK akan mendapat perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan, apabila terjadi risiko kecelakaan kerja selama pelatihan.
BACA JUGA: Satu Keluarga Dalam Mobil Tertimpa Papan Reklame Besar, Ini Aksi Dramatis Sang Ayah
Di Lampung, kerja sama mengenai perlindungan pelatihan baru pertama kali dilakukan.
Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga bekerja sama dengan BLK Lampung terkait program Return to Work (RTW).
Program itu merupakan pelatihan yang diberikan kepada pekerja yang sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, dan mengalami kecelakaan kerja.
Mereka akan dilatih di BLK, sehingga bisa kembali bekerja di perusahaan.
"Pada intinya, ini dalam rangka memberikan perlindungan, pengamanan selama pelatihan. Karena ketika ada risiko yang berat, biayanya itu bisa puluhan juta bahkan ratusan juta. Dan, kami sudah ada komitmen dengan perusahaan yang ikut program Return to Work kami tanpa ada biaya tambahan. Jadi, pekerja diobati sampai sembuh, dilatih lagi sampai bisa bekerja lagi," ungkap Tonny.
Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri, yang hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, pihaknya mengapresiasi pelatihan kompetensi yang dilakukan.
Ke depan, peserta pelatihan bisa ditampung di perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja, sesuai dengan bekal keahlian yang dimiliki.
BACA JUGA: Pemilik Enggan Dibayar Rp 1,5 Miliar, Rumah Ini Berada di Tengah Jalan Tol
"Miris juga bahwa banyak kebutuhan tenaga kerja tapi diambilkan dari wilayah lain. Ketika sudah memiki keterampilan, harapannya, perusahaan bisa memakai tenaga kerja dari Lampung, dan memberikan upah sesuai dengan perundang-undangan," jelasnya.