Tak Dapat Restu Menikah dari Orangtua, Pemuda Ini Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta Api
Ketika saatnya rangkaian kereta barang dari Stasiun Pasar Turi melintas dengan kencang, Erry bukannya menjauh, malah menabrakkan diri.
Editor:
Reny Fitriani
surabaya.tribunnews.com/Fatkhul Alam
Polisi dan petugas paramedis mengevakuasi jenazah Erry, pemuda 27 tahun di Surabaya yang bunuh diri dengan menabrakkan diri ke arah kereta, Rabu (16/8/2017). Diduga, aksi nekat dipicu karena tak dapat izin menikah dari orangtua.
Kapolsek Pakal Kompol Sofwan menuturkan, pihaknya sudah mendapat keterangan saksi dan keluarga korban.
"Dari keterangan saksi, korban awalnya di bawah pohon beringin samping perlintasan KA. Saat melihat kereta api mau lewat, korban langsung ke arah kereta hingga akhrinya tertabrak," kata Sofwan, Rabu (16/8/2017) malam.
Menurut Sofan, motif korban memilih bunuh diri dengan tertabrak KA diyakini karena tidak diizinkan menikah oleh orang tuanya.
Karena itu, korban pergi dari rumah dan akhirnya gelap mata nekat mengakhiri hidupnya.
"Dari keterangan keluarga korban, korban ingin segera menikah. Tapi, orang tuanya tidak setuju. Korban tadi sudah diteriaki orang saat kereta lewat, tapi tetap nekat," tutup Sofan. (Fatkhul Alami)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/bunuh-diri-di-kereta-api_20170817_081951.jpg)