Menteri Yohana Susana Yembise Sebut Kasus Kekerasan Anak Tinggi

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise, kekerasan terhadap anak cukup tinggi, Selasa, 17 Oktober 2017

Menteri Yohana Susana Yembise Sebut Kasus Kekerasan Anak Tinggi
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Yohana Susana Yembise 

Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Yohana Susana Yembise mengatakan, kasus kekerasan terhadap anak cukup tinggi. Pernyataan ini dilontarkan, Selasa, 17 Oktober 2017, di Balai Keratun, Provinsi Lampung.

Tapi dirinya enggan komentar berapa banyak anak yang mengalami kekerasan. Makanya tahun depan Kementerian P3A akan melakukan sensus terhadap anak.

"Jadi tahun depan akan ada sensus dan data riil anak yang mengalami kekerasan itu. Karena bagaimanapun kita mengharapkan tidak ada lagi anak yang mengalami kekerasan," kata Yohana usai mengisi seminar nasional di Balai Keratun, Selasa, 17 Oktober 2017.

Seminar nasional digelar Fakultas Hukum Unila dengan tema "Membangun Budaya Adil Gender dan Ramah Anak”.

Untuk KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) secara data global tahun lalu Kementerian P3A mendata ada 25 juta perempuan yang mengalami kekerasan.

Sangat ironis, maka dari itu diharapkan agar kesetaraan gender harus dijunjung tinggi oleh kaum laki-laki.

Penulis: Bayu Saputra
Editor: wakos reza gautama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved