Fredrich Yunadi Jadi Pengacara Andalan Setya Novanto, Ternyata Ada Kasus Memalukan dengan Anak

Fredrich Yunadi Jadi Pengacara Andalan Setya Novanto, Ternyata Ada Kasus Memalukan dengan Anak

Fredrich Yunadi, Astrid Ellena Indriana Yunadi, dan Setya Novanto. 

"13. Membebaskan tersangka korupsi Wakil Ketua DPRD Sidoarjo dari Tahanan Rutan (tahun 2004);."

"14. Mewakili 3686 karyawan/i PT Tae Hwa Indonesia memperoleh putusan berkekuatan hukum tetap atas putusan P4P tentang pembayaran pesangon 2 kali PMPK (tahun 2005)."

Selain 14 kasus di atas, dia juga membela Novanto, Budi Gunawan saat masih berpangkat komisaris jenderal yang ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan membela mantan Kepala Bareskrim Polri Komjen purnawirawan Susno Duaji.

Karena kehebatannya menangani puluhan kasus hukum, Fredrich kemudian mencalonkan diri sebagai komisioner KPK pada tahun 2010.

Namun, setelah menjalani fit and proper test di DPR RI, dia gagal terpilih.

Gagal Urus Keluarga

Di balik kehebatannya sebagai pengacara, Fredrich ternyata punya catatan buruk di dalam keluarganya.

Dia pernah berseteru dengan Miss Indonesia 2011, Astrid Ellena Indriana Yunadi.

Fredrich merupakan ayah biologis yang enggan mengakui Astrid Ellena Indriana Yunadi sebagai anak.

Bahkan, Fredrich mengaku tidak akan peduli kalaupun karier Astrid Ellena Indriana Yunadi hancur.

Menurut dia, Astrid sudah melakukan pelanggaran berat yang membuat malu keluarga.

"Di dalam iklan saya sudah bilang, apa pun yang terjadi dengan Ellen di kemudian hari bukan tanggung jawab saya lagi. Jadi saya enggak peduli kariernya hancur," tutur Fredrich saat dihubungiWarta Kota (Tribunnews Network) via telepon Kamis (26/1/2012).

Fredrich menuturkan, keputusannya untuk tidak lagi menganggap Ellen sebagai anak itu merupakan hal wajar.

Bahkan, dia yakin setiap orangtua akan melakukan hal serupa jika menghadapi anak seperti Astrid.

"Dia sudah melanggar ketentuan keluarga, yaitu melakukan pelanggaran susila. Dia berani ke luar kota dan ke luar negeri bersama pacarnya yang bernama Dony itu tanpa sepengetahuan saya. Saya punya bukti-buktinya kok kalau dia itu sering diajak ke luar negeri. Kalau enggak berbuat asusila, terus ngapain? Enggak mungkinlah mereka enggak ngapa-ngapain," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved