Orangtua Bawa Anak ke Dokter, Kondisinya Dibilang Baik, tapi Keesokan Harinya Malah Begini
Orangtua Bawa Anak ke Dokter, Kondisinya Dibilang Baik, tapi Keesokan Harinya Malah Begini
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Orangtua Bawa Anak ke Dokter, Kondisinya Dibilang Baik, tapi Keesokan Harinya Malah Begini.
Orang tua ini salahkan dokter atas kondisi yang terjadi pada anaknya.
Baca: Astaga! Ada Kecelakaan Tragis hingga Sebabkan 18 Nyawa Melayang, Wanita Ini Malah Asyik Selfie
Minggu lalu, sepasang orang tua jadi sorotan di media sosial.
Baca: Keren! Begini Cara Perkalian Matematika Ala Jepang, Gampang Banget Bisa Ditiru Nih!
Kisah ini berawal saat mereka memeriksan putrinya ke seorang dokter.
Pada malam 13 November 2017, pasangan ini membawa putri mereka ke KK Women and Children's Hospital, Singapura karena kondisinya tak baik.
Setelah dokter memeriksanya, ia mengatakan pada mereka bahwa putri mereka tidak serius.
Baca: Astaga! Usai Labrak Jennifer Dunn di Tempat Umum, Faisal Haris Beginikan Anaknya, Shafa Aliya
Dokter tersebut meminta Ang dan Lim untuk menunggu 2-3 jam karena ia harus menangani pasien darurat.
Dilansir Stomp dari akun Facebook, tertulis dalam unggahan tersebut,
"Dokter masih mengatakan jika kami tak mau menunggu, kami bisa membatalkan dan pergi ke tempat lain."
Tapi, keesokan harinya hal tak terduga terjadi.
Pukul 11 pagi, sesuatu terjadi pada putri Ang dan Lim.
Mereka pun segera menelepon ambulan.
Saat menunggu ambulan, Lim mencoba melakukan Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR) pada sang anak.
Untungnya, usahanya ini membuahkan hasil.
Kaki putrinya mulai bergerak dan merespon.

Dalam unggahannya ini, orang tua sempat menyebut dan menyalahkan seorang dokter.
Usai unggahannya viral, pihak rumah sakit pun mengeluarkan pernyataan melalui laman Facebook-nya.

"Saat pertama kali diperiksa di Ruang Darurat Anak, dia terserang demam, tapi kondisinya stabil."
Mereka juga menjelaskan bahwa dokter yang disebut Ang dan Lim adalah dokter yang profesional dan handal.
Saat kejadian, ia coba menjelaskan bahwa ia harus menangani pasien yang lebih darurat kondisinya.
"Kami paham pasien pergi dari KKH Children’s Emergency sebelum pemeriksaan lebih lanjut dilakukan.
12 Jam kemudian, anak tersebut dibawa kembali ke Children’s Emergency dan dinyatakan stabil."
Usai diperiksa, putri pasangan ini diperbolehkan pulang keesokan harinya.
"Kami sudah meninjau ulang kasus ini dan tidak ada penyimpangan dalam perawatan medis atau keselamatan pasien," tulis pihak rumah sakit.
Di akhir unggahannya, pihak rumah sakit menyatakan bahwa mereka sangat menghargai pasien mereka.
Untuk itulah mereka memprioritaskan kasus gawat darurat.
Tapi, untunglah, kondisi anak Ang dan Lim sudah mulai membaik.
Semoga kejadian ini bisa jadi pelajaran untuk kita semua ya.(TribunStyle.com, Anggraini Wulan Prasasti)