Tendangan di Dada dan Leher, Cara Wali Kota Ini Tes Kemampuan Satpol PP

Pemukulan wali kota Mataram terhadap anak buahnya beredar di media sosial dan media online terjadi setelah pelantikan

Editor: Safruddin
ist
Wali Kota Mataram Ahyar Abduh melayangkan tendangan ke arah personel Pol PP 

Memang saat itu, wali kota tiba-tiba menendang leher anggota Satpol PP yang tengah berbaris.

"Tiba tiba itu, kaget semua orang dan saya tak dapat fotonya, terlambat kamera saya klik,” kata Fatih Kudus, salah seorang jurnalis yang meliput kegiatan itu.

Muhammad Kasim, jurnalis media lokal di Kota Mataram mengaku kaget dengan aksi yang dilakukan wali kota.

Dia juga tak sempat mengambil momen tersebut karena tak menyangka wali kota akan melakukan hal itu.

“Aksi itu di luar keseharian wali kota, semua pejabat di Kota Mataram kaget, karena begitu selesai menyerahkan tongkat komando kepada Kasat Pol PP Bayu Pancapati yang baru dilantik, wali kota langsung mengarahkan tendangan ke arah leher tiga orang Pol PP yang tengah berbaris,” kata Kasim.

Kasim mengatakan sudah dua kali wali kota membuat kejutan.

Baca: Ini Kata Raffi Ahmad Soal Kabar Ayu Ting Ting Bakal Menikah Lagi

Pertama sebelum menjabat untuk kedua kalinya menjadi wali kota Mataram pada 2015 silam, Ahyar sempat melakukan unjuk kekebalan dengan menusukkan keris ke dada kirinya.

“Itu waktu acara budaya di depan kantor Polres Mataram. Itu aksi spontan dan tersebar cepat di media sosial Facebook dan media lokal di NTB,” kata Kasim.

Sebagai jurnalis, peristiwa itu menjadi berita menarik.

Kasim mengatakan, sudah menjadi hak wali kota untuk menunjukkan kemampuannya, tetapi sebaiknya tidak dilakukan di hadapan publik, seperti melakukan aksi menendang anggota Satpol PP Kota Mataram

“Itu tak lazim dilakukan pejabat daerah, apalagi di hadapan publik, terlebih dalam situasi politik saat ini,” kata Kasim.

Wali Kota Ahyar Abduh yang coba dikonfirmasi Komps.com melalui telepon seluler dan WhatsApp belum memberi jawaban. (*)

Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved