Dokter Muda Sebarkan 'Virus' Sedekah, Seluruh Gaji untuk Anak Yatim

"Bahkan sewaktu saya mau masuk fakultas kedokteran, kakak-kakak saya sedikit tidak percaya saya akan bisa,"

Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Safruddin
Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo
Dokter Sutomo Hendra 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dokter Sutomo Hendra dari Lampung Selatan merupakan sosok yang inspiratif.

Ia kerap memberikan pengobatan gratis bagi warga miskin yang tidak memiliki kartu jaminan kesehatan.

Ia juga mensedekahkan seluruh gajinya dari bekerja di Puskesmas Way Panji untuk menyantuni anak yatim dan orang jompo.

Suara azan subuh berkumandang. Ini menjadi alarm bagi Sutomo Hendra untuk memulai hari.

Baca: Mengerikan, Sehari Kereta Babaranjang Tewaskan Wanita Lalu Seret Mobil

Usai menunaikan salat subuh, ia bersiap menjalani rutinitasnya. Pagi itu, ia memiliki jadwal visit pasien di Klinik Bunda Asih.

Ini merupakan klinik milik keluarga yang berada di Desa Titiwangi, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan.

Klinik ini dahulunya dirintis oleh ayahnya yang berprofesi sebagai mantri.

Sosok dr Sutomo sangat familiar bagi warga Desa Titiwangi dan desa-desa lainnya di Candipuro.

Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung tahun 2013 ini merupakan putra asli kelahiran Desa Titiwangi.

Namun bukan karena itu ia dikenal banyak warga di Candipuro.

Pria berusia 34 tahun ini dikenal sebagai sosok dokter muda yang gemar bersedekah, menyantuni anak yatim, dan orang jompo.

Ia juga kerap memberikan pengobatan gratis bagi warga tidak mampu yang tak memiliki kartu jaminan kesehatan.

Kepada Tribun yang menyambangi Klinik Bunda Asih pada Rabu (21/2), ia meluangkan waktu untuk berbagi pengalaman perjalanan hidupnya.

Ia bercerita, saat masih duduk di bangku SMA, dirinya dikenal cukup bandel.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved