200 KK Terisolir Gara-gara Jalan Gang Ditutup, BPN Malah Jawab Begini

Akibat penutupan akses jalan satu-satunya ini, 200 kepala keluarga (KK) RT 040 dan 016 terancam terisolir dari dunia luar.

200 KK Terisolir Gara-gara Jalan Gang Ditutup, BPN Malah Jawab Begini
tribun lampung/hanif mustafa
Gang Hazmi ditutup tembok tinggi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Polemik penutupan Gang Hazmi di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras masih berlanjut.

Permasalahan yang sudah pernah dimediasi pemerintah dan DPRD Kota Bandar Lampung tersebut, hingga kini belum juga ada titik terang.

Baca: Seluruh Penumpang Pesawat Lion Air Tujuan Padang Panik karena Diramal Bakal Celaka

Akibat penutupan akses jalan satu-satunya ini, 200 kepala keluarga (KK) RT 040 dan 016 terancam terisolir dari dunia luar.

Kuasa hukum warga RT 040 dan 016 Kelurahan Sukaraja, Herwanto Semengguk mengatakan, permasalahan ini sebenarnya bisa cepat selesai jika Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandar Lampung bisa segera turun ke lapangan dan mengukur ulang lahan yang menjadi polemik.

"Kalau BPN itu segera bisa melakukan ukur ulang dan menemukan jalan menurut BPN, kan bisa cepat selesai, warga bisa dapat jalan," ungkapnya, Minggu (11/3/2018).

Baca: Dua Tahun Pacaran, PNS Ini Selalu Dipaksa Berhubungan Intim, Saat Putus Videonya Tersebar

Namun, lanjutnya, jika tidak segera dilakukan pengukuran ulang maka masyarakat mau tidak mau harus menunggu keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandar Lampung.

Gugatan tersebut diajukan 200 KK. Mereka menggugat pihak yang telah menutup Gang Hazmi, yakni Aman dan Ronal.

"Tapi ini (pengukuran ulang) tidak segera dilakukan oleh BPN untuk menemukan jalan dengan melakukan pengukuran ulang, maka kami tetap menunggu keputusan hasilnya seperti apa, agar masyarakat dapat jalan," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: hanif mustafa
Editor: nashrullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved