200 KK Terisolir Gara-gara Jalan Gang Ditutup, BPN Malah Jawab Begini

Akibat penutupan akses jalan satu-satunya ini, 200 kepala keluarga (KK) RT 040 dan 016 terancam terisolir dari dunia luar.

200 KK Terisolir Gara-gara Jalan Gang Ditutup, BPN Malah Jawab Begini
tribun lampung/hanif mustafa
Gang Hazmi ditutup tembok tinggi. 

Baca: Begini Pengakuan Pelakor Kelas Berat yang Pernah Tidur dengan 80 Pria Beristri

Namun kenyataannya, masih kata dia, BPN tidak segera turun ke lapangan untuk melakukan pengukuran ulang seperti janji saat mediasi.

Selain itu, Herwanto mengatakan, saat diagendakan sidang di PTUN, pihak BPN yang diagendakan tiga kali tidak hadir.

"Padahal diagendakan pengajuan bukti surat, tapi belum siap, hingga kemarin tidak hadir dari BPN. Intinya (BPN) nggak kooperatif. Jadi hasil mediasi tidak dilaksanakan, sidang pun (BPN) nggak datang," katanya.

Baca: Ini Penyebab Pengendara Takut Lewat Jalan Radin Inten Saat Malam Hari

Sedangkan dari pihak tergugat, lanjutnya, masih datang, tetapi tidak bisa menunjukkan bukti surat tanah.

"Pihak Aman (tergugat) ada (hadir dalam persidangan), tapi sama saja selama tiga kali ditunda belum siap terus menunjukkan bukti surat," ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Penanganan Masalah dan Pengendalian Pertanahan Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung, Syamsul Irwan mengatakan, kesepakatan mediasi belum terealisasi lantaran petugas ukur belum siap.

Baca: Siap-siap! Polisi Incar 7 Model Pengendara Ini di Jalan

"Kami ini kan kalau mau menghitung di lapangan harus ada petugas ukur, kalau nggak ada percuma saja kami ke lapangan," ujar Syamsul.

Halaman
123
Penulis: hanif mustafa
Editor: nashrullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved