Ketum Srikandi Hanura: Perempuan Tidak Boleh Cengeng, Bukan Berarti Tidak Boleh Menangis

Ketua Umum DPP Srikandi Hanura Gayatri A Ardhinindya Gayatri berpesan agar kaum perempuan dapat berdikari

Tayang:
Penulis: Beni Yulianto | Editor: soni

Laporan Reporter Tribun Lampung Beni Yulianto 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ketua Umum DPP Srikandi Hanura Gayatri A Ardhinindya Gayatri berpesan agar kaum perempuan, khususnya anggota Srikandi Hanura dapat berdikari. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional (HPI) yang jatuh pada  8 Maret 2018 lalu.

Baca: Kalah Lomba Burung, Jokowi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemenang Ini

"Berdikari dalam artian mampu berdiri di kakinya sendiri. Dengan kata lain, tidak bergantung pada siapapun, tanpa menghilangkan kodratnya," kata Gayatri pada acara yang digelar DPD Srikandi Hanura Lampung bekerja sama dengan Laskar Perempuan Berdikari (Laspri) dan Sanggar Abdi Negara, di komplek beringin bawah Jl. Abdi Negara, Gulakgalik, Telukbetung Utara, Bandar Lampung,  Minggu 11 Maret 2018.

Baca: Bayi Ini Dinamai Muhammad Tito Karnavian, Kehadirannya Sempat Ditolak Ibunya, Terkuak Sebabnya

Ditegaskannya, perempuan zaman sekarang harus kuat, mandiri, berani, dan bertanggung jawab.

"Baik bertanggungjawab kepada keluarga, lingkungan, bangsa, negara, dan agama," ujarnya.

Perempuan menurut dia juga harus setara dalam hal pemikiran-pemikiran untuk membangun bangsa, tanggap terhadap permasalahan sosial, dan radikal terhadap sebuah kebenaran.

”Perempuan tidak boleh cengeng, tapi bukan berarti tidak boleh menangis. Karena kelebihan perempuan ada dalam hatinya yang lemah lembut. Gunakan kelebihan tersebut sebagai kontrol menjadi perempuan berdikari yang sejati,” imbuh Ida Dariyah, Sekjen DPP Srikandi Hanura yang turut hadir pada kegiatan tersebut. (ben)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved