Berita Lampung

Dump Truk Terperosok di Bekas Galian Pipa, PDAM Way Rilau 'Salahkan' Hujan

Plt Direktur PDAM beri penjelasan soal dump truk tersangkut di galian pipa di Bandar Lampung. Tanah lunak dan hujan disebut jadi penyebab utama.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Dokumentasi PDAM Way Rilau
FAKTOR CUACA - Plt Direktur Perumda Air Minum Way Rilau angkat bicara terkait keluhan warga soal dump truk yang tersangkut di bekas galian pipa di Bandar Lampung. Plt Direktur Perumda Air Minum Way Rilau, Nopirina, menyebut pihaknya sudah menurunkan tim begitu mendapat laporan dari warga. Menurutnya, kondisi jalan di lokasi memang belum sepenuhnya stabil karena masih dalam tahap pengerjaan. 

Ringkasan Berita:
  • Dump truk tersangkut di bekas galian pipa di Bandar Lampung.
  • Tanah belum padat, diperparah hujan. Truk nyaris terguling, berhasil diamankan.
  • Perumda Way Rilau minta maaf. Akan evaluasi & pasang rambu peringatan.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Plt Direktur Perumda Air Minum Way Rilau angkat bicara terkait keluhan warga soal dump truk yang tersangkut di bekas galian pipa di Bandar Lampung.

Plt Direktur Perumda Air Minum Way Rilau, Nopirina, menyebut pihaknya sudah menurunkan tim begitu mendapat laporan dari warga.

Menurutnya, kondisi jalan di lokasi memang belum sepenuhnya stabil karena masih dalam tahap pengerjaan.

Ia juga mengakui ada faktor lain yang ikut memengaruhi, satu di antaranya cuaca.

Akibatnya, tanah di bekas galian menjadi lebih lunak dan berisiko bagi kendaraan berat yang melintas.

Baca juga: Langkah PDAM Pringsewu Hadapi Musim Kemarau, Atur Distribusi Air Jika Debit Menurun

Peristiwa ini sebelumnya terjadi di Jalan H Komarudin, Gang Cendana, Kelurahan Rajabasa Raya, Kecamatan Rajabasa.

Satu unit dump truk bermuatan pasir dilaporkan tersangkut saat hendak berbelok masuk gang tersebut.

Kendaraan itu nyaris terguling karena posisi roda terperosok di bekas galian.

Beruntung, sopir dan kenek sigap menahan laju kendaraan menggunakan kayu, sehingga truk tidak sampai terbalik.

Nopirina menjelaskan, galian tersebut merupakan bagian dari proyek pemasangan pipa yang masih dalam tahap pemadatan.

“Proses pemadatan sudah dilakukan, tapi memang belum sempurna. Ditambah curah hujan yang cukup tinggi, kondisi tanah jadi lebih lunak,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Ia menambahkan, kondisi itu membuat kendaraan berat seperti dump truk kesulitan melintas hingga akhirnya tersangkut.

Atas kejadian tersebut, pihak PDAM Way Rilau menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

Ke depan, pihaknya berjanji akan melakukan evaluasi, termasuk memberi teguran kepada pihak vendor pelaksana.

Salah satu yang akan diperbaiki adalah pemasangan rambu atau tanda peringatan di sekitar lokasi galian.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved