Prinsip Kejujuran Joesoef Selalu Diingat Anak
Ketua LVRI Provinsi Lampung Letkol (Purn) Hi. M. Joesoef Soepriyadi (76) bin Hi Muhammad wafat di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM).
Penulis: Eka Ahmad Sholichin | Editor: Reny Fitriani
Joesoef menjadi anggota TNI di usia 18 tahun dan dalam kurun waktu 1969-1977 bergabung di satuan tempur TNI. Saat usia 34 tahun, dia memimpin pasukan melawan Fretelin di Timor Timur.
Pria kelahiran Palembang 27 September 1939 ini, pernah menjadi anggota DPRD Lampung Tengah selama dua periode (1987-1997). Dia mengakhiri karir di TNI pada 1997 sebagai Kepala Seksi Sosial Politik di Korem 043 Garuda Hitam.
Anak keempat Joesoef, Dedi M. Abidin SE, SPd, mengungkapkan bahwa almarhum yang berkarir sebagai tentara memiliki lima orang anak namun tak satupun mengikuti jejaknya.
Baca: Pagi-pagi Zee Zee Shahab Sudah Dibuat Suaminya Menangis, Karena Apa Ya?
Bahkan ayahnya dulu pernah berpesan ke anak-anaknya bahwa menjadi tentara dulu susah. Susahnya kenapa? Gajinya kecil makanya kalau bisa kuliah saja menjadi sarjana kemudian bekerja.
Baca: Komedian Komeng Ujian Skripsi Dapat Nilai A, Ini Judul Skripsinya Yang Tuai Pujian
"Tentara dulu ya maksudnya ini. Jadi gajinya satu bulan habis dimakan hanya satu minggu saja," kenangnya kala itu, saat dijumpai di rumah kediamannya berlokasi di Jl. Sisingamangaraja Gg. Perwira, No 10-11, Gedung Air, Tanjungkarang Barat.
Menurutnya, prinsip yang selalu diingat dan dipegang oleh seluruh anak-anaknya dari sosok sang ayah tersebut adalah kejujuran.
"Makanya beliau pernah berkata kalau dia mau kaya sudah dari dulu ketika menjadi pejabat, tapi hidup itu tidak melulu kaya yang penting halal, berkah, dan terutama rejeki untuk anak," katanya.
Hal lainnya yang dapat diambil pelajaran yakni soal kedisiplinan terutama waktu yang biasanya di militer juga diterapkan dalam keluarga. Walaupun dibilang otoriter namun sebenarnya tujuannya adalah hal yang positif untuk kebaikan.
"Contoh ya misal ketika mengerjakan salat lima waktu saat waktunya tiba maka harus langsung kerjakan dan tidak boleh ditunda-tunda dengan berbagai alasan. Makanya tidak satupun dari keluarga yang tidak hormat dengan bapak (almarhum) jadi apa kata dia ya harus siap," tandasnya.
Sementara, Wakil Ketua II LVRI Provinsi Lampung, Hi. Salimi Muchtar, menuturkan bahwa almarhum semasa hidupnya merupakan sosok yang baik dan tegas dalam memimpin.
"Ya beliau itu pastinya orang baik dan terbukti saat memimpin. Selain itu juga tegas dalam memimpin, namun tetap luwes dalam memberi perintah," kenangnya. (eka)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pemakaman-joesoef-soepriyadi_20180321_095641.jpg)