Pilgub Lampung 2018

Panen Raya Padi di Pringsewu Jadi Bukti Keberhasilan Ridho-Bachtiar

M Ridho Ficardo bergabung dengan warga Desa Wonodadi, Gadingrejo, Pringsewu, guna memanen padi hasil tanaman warga setempat.

Penulis: Safruddin | Editor: Safruddin
ist
Calon Gubernur Lampung M Ridho Ficardo ikut bersama warga panen rayat di Gading Rejo 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GADINGREJO - Selama menjalankan program pertanian saat aktif memegang kursi kepemimpinan di Provinsi Lampung, seluruh tahapan pembangunan di sektor pertanian dibangun secara bertahap dari hulu ke hilir di era kepemimpinan M Ridho Ficardo dan Bachtiar Basri.

Hal itu pun dilakukan mulai dari hal mendasar, seperti melakukan perbaikan irigasi, pembibitan, suplai pupuk yang baik, sampai pada pengolahan hasil pertanian akan dimajukan pada industrialisasi pertanian.

Seluruh proses capaian program tersebut, akhirnya menuai hasil yang memuaskan.

Ini dibuktikan sendiri oleh calon Gubernur Lampung, nomor urut 1, M Ridho Ficardo, saat bergabung dengan warga Desa Wonodadi, Gadingrejo, Pringsewu, guna memanen padi hasil tanaman warga setempat, Senin (26/3).

Panen padi itu, menjadikan M Ridho sebagai satu-satunya calon petahana yang mampu meningkatkan hasil panen petani se-Lampung dalam kepemimpinannya selama 3,5 tahun belakangan

"Alhamdulilah, hasil panen petani di Wonodadi ini maksimal. Saya dan Pak Bachtiar selama ini sangat fokus dalam mengembangkan dan meningkatkan hasil pertanian seluruh petani di Lampung.

Dan sudah terbukti, bila surplus hasil beras petani kita sangat banyak setiap tahunnya.

Jadi, petani kita sudah bisa mencukupi kebutuhannya sendiri bahkan berlebih," kata M Ridho, dengan wajah gembira melihat hasil panen petani yang sangat baik.

Menurut Ridho, panen raya ini membuktikan program Pemprov Lampung yang dipimpinnya bersama Bachtiar Basri selama 3,5 tahun ini berhasil secara nyata.

"Jadi kalo calon lain masih berjanji, saya dan Pak Bachtiar sudah memberi bukti. Kedepannya, kesejahteraan warga petani akan terus menjadi perhatian program kami," kata Ridho Ficardo.

Dirinya juga mengatakan, bahwa pembangunan pertanian, merupakan satu dari tiga program strategis bersama industri dan pariwisata, dalam era kepemimpinannya.

"Dukungan pemerintah terhadap pertanian melalui perbaikan jaringan irigasi yang tahun ini ditargetkan mantap 90 persen.

Walau berat, kita berkomitmen mendukung target pemerintah menjadikan Lampung pendukung utama kedaulatan pangan nasional," kata Ridho.

Ia optimistis Lampung juga mampu mewujudkan swasembada kedelai, sepanjang pemerintah pusat membuat kebijakan seperti jagung yakni nol impor kedelai. 

"Permasalahan kedelai, harganya masih lebih murah impor. Padahal produsen lebih suka kedelai lokal. Ini yang harus kita bicarakan bersama, bagaimana menaikkan produksi kedelai dan menaikkan harga agar petani bergairah," ungkap Ridho.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved