Pilpres 2019

Setelah Gerindra-PKS Bikin Sekber Prabowo, Giliran Loyalis Jokowi Dirikan Rumah Jokowi

Menyongsong pendaftaran pasangan balon presiden dan wakil presiden, Agustus 2018, bermunculan sekretariat balon presiden.

Editor: Yoso Muliawan
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Sekretariat Bersama (Sekber) Partai Gerindra dan PKS di Jalan Amir Hamzah Nomor 4 Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. 

Sejak siang, banyak warga memenuhi sekretariat yang berdiri dengan tujuan menyerap aspirasi untuk menyukseskan program Presiden Joko Widodo itu.

"Sebelum bicara pemenangan, kami mau bicara menyukseskan program pemerintahan Jokowi," jelas Ketua Nasional Pengelola Rumah Jokowi, Yongki Jonackta.

"Karena, tanpa pembangunan infrastruktur seperti yang Pak Jokowi lakukan sekarang, bangsa kita akan tertinggal terus," sambungnya.

Terbatasnya lahan parkir membuat ratusan pendukung dan simpatisan Jokowi terpaksa menempatkan kendaraannya di pinggir Jalan Penataran.

Lalu lintas pun tersendat lantaran penutupan sebagian ruas Jalan Proklamasi.

Selama menunggu peresmian, para pendukung dan simpatisan terhibur dengan pertunjukan musik dan berbagai makanan yang tersedia di gerobak angkringan.

Bersejarah

Ingin mengulang sejarah kemenangan dalam Pilgub DKI Jakarta 2017 membuat Partai Gerindra-PKS memilih lagi rumah di depan Taman Amir Hamzah, Menteng, Jakarta Pusat, sebagai sekber.

"Kemarin bisa menang (mengusung Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pilgub DKI Jakarta). Mudah-mudahan besok (Pilpres 2019) bisa menang lagi," kata Ketua Sekber Gerindra-PKS M Taufik.

Pemilik rumah tersebut, Syukri Bey, merupakan kader Gerindra.

Sebelumnya, ia menyewakan bangunan itu kepada siapapun yang berminat.

Namun kali ini, Syukri meminjamkannya hingga masa Pemilu 2019 berakhir.

"Ya, sampai selesai (pemilu) kami akan di sini. Semuanya nanti di sini. Liputan, deklarasi, serta diskusi, semuanya di sini. Sampai selesai pilpres," ujar Taufik.

Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto yang hadir dalam peresmian sekber menyebut lokasi sekber identik dengan calon pemimpin negara ini.

"Rupanya jalan ini (Taman Amir Hamzah) lumayan bersejarah. Dulu, kakek saya di (rumah) nomor 10. Kemudian, orangtua Gus Dur di nomor 8. Banyak tokoh republik ada di sini dulu. Saya kecil juga di sini. Di ujung situ, dulu (rumah mantan Presiden Amerika Serikat) Obama," kata Prabowo.

(tribunnetwork/zal/ryo)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved