BREAKING NEWS LAMPUNG

Muchlis Adjie Resmi Pakai Rompi Tahanan BNNP

Adapun dasar penahanan ini, lanjut Tagam, Muchlis Adjie dinilai tidak kooperatif, bahkan terkesan menghalang-halangi penyidikan.

Muchlis Adjie Resmi Pakai Rompi Tahanan BNNP
Tribun Lampung/Perdiansyah
Muchlis Adjie mengenakan rompi tahanan BNNP. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Muchlis Adjie resmi mengenakan rompi tahanan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, Kamis, 24 Mei 2018.

Setelah menyandang status tersangka dan menjalani pemeriksaan selama 3x24 jam, Kalapas Kelas IIA Kalianda (nonaktif) ini sudah resmi ditahan.

Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Tagam Sinaga mengatakan, Muchlis akan ditahan selama 20 hari ke depan sembari menunggu berkas dilimpahkan ke kejaksaan.

"Pasal yang menjeratnya 114 dan 132. Kalau TPPU (tindak pidana pencucian uang) masih kami dalami dan tetap berlanjut. Makanya hari ini kami lakukan penahanan hingga 20 hari ke depan," kata Tagam dalam konferensi pers di kantor BNNP Lampung.

Baca: Begini Kronologi Kecelakaan Beruntun di Negeri Sakti

Adapun dasar penahanan ini, lanjut Tagam, Muchlis Adjie dinilai tidak kooperatif, bahkan terkesan menghalang-halangi penyidikan.

"Jadi ketika kami meminta handphone tidak diberikan. Kami minta handphone lagi untuk kasus ini tidak diberikan. Bahkan, kami minta CCTV malah dirusak," ungkapnya.

Atas dasar tersebut, Tagam mengaku penyidik mengajukan penahanan terhadap Muchlis. "Saya selaku kepala BNN mengikuti alasan penyidik," ujarnya.

Alasan itu juga yang membuat BNNP tidak bisa menangguhkan penahanan Muchlis. Penangguhan penahanan diajukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Lampung.

Baca: 6 Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Jalinbar Negeri Sakti

"Memang hari ini kami terima suratnya (penangguhan). Namanya bermohon boleh-boleh saja. Jawabannya sudah kami tahan. Gak bisa ditangguhkan," tegas Tagam.

Sebelumnya, dua utusan dari Kanwil Kemenkumham datang ke kantor BNNP Lampung untuk mengantarkan surat permohonan pembatalan penahanan Kalapas Kelas IIA Kalianda (nonaktif) Muchlis Adjie, Rabu, 23 Mei 2018.

"Ya memang mereka kemarin membawa surat permohonan pembatalan penahanan Pak Muchlis," ungkap Plt Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Lampung Richard L Tobing. (*)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved