Mudik Lebaran 2018

Kunjungi Pelabuhan Bakauheni, Komisi V DPR RI Puas

Bambang Haryo Soekartono dari Fraksi Gerindra melihat fasilitator pelabuhan saat ini sudah bagus dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya.

Kunjungi Pelabuhan Bakauheni, Komisi V DPR RI Puas
Tribun Lampung/Dedi Sutomo
Anggota Komisi V DPR RI meninjau loket pembelian tiket di Pelabuhan Bakauheni, Kamis, 7 Juni 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BAKAUHENI – Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Bakauheni, Kamis, 7 Juni 2018. Secara umum, mereka puas melihat kesiapan Pelabuhan Bakauheni dalam menyambut arus mudik Lebaran tahun ini.

Rombongan Komisi V DPR RI dipimpin Sigit Sosiantomo dari Fraksi PKS. Ada pula Bambang Haryo Sukartono dan Novita Wiyatani (Fraksi Gerindra, Willem Wandik dan Hartanto Edhie Wibowo (Fraksi Demokrat), Sudjadi dan Rahmat Nasution (PDI-P), dan beberapa anggota komisi V lainnya.

Rombongan disambut oleh Dirut PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ira Puspadewi dan Direktur Usaha Penyeberangan La Mane.

Dalam kesempatan itu, Komisi V meninjau dermaga dan pelayanan di loket pembelian tiket penumpang pejalan kaki.

Baca: Tundukkan Schwartzman, Nadal ke Semifinal Prancis Terbuka

Sigit Sosiantomo mengatakan, kunjungan komisi V ke Pelabuhan Bakauheni untuk melihat kesiapan fasilitas dan pelayanan mudik Lebaran. Dari hasil pantauan, ia melihat sudah banyak perubahan.

“Sudah banyak perubahan yang lebih baik untuk pelayanan dan juga fasilitas. Saya tadi juga sempat berdialog dengan sopir truk. Mereka mengaku tidak ada pungli dan juga waktu tunggu sudah tidak lagi lama di pelabuhan,” kata politisi PKS itu.

Bambang Haryo Soekartono dari Fraksi Gerindra melihat fasilitator pelabuhan saat ini sudah bagus dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya.

Baca: Pembeli ”Bernyanyi”, Status Honorer Pemkot Bandar Lampung Jadi Bandar Sabu pun Terungkap

Permasalahannya, imbuhnya, ada pada pengoperasian kapal feri yang belum maksimal. Ini dikarenakan jumlah dermaga yang masih kurang.

“Kapalnya sudah banyak. Tapi kan dermaganya masih terbatas. Karenanya, optimalisasi operasi kapal belum maksimal. Baru sepertiganya dari jumlah kapal yang beroperasi,” ujarnya.

Karenanya, ia pun mengusulkan agar pemerintah bisa terus menambah jumlah dermaga di Pelabuhan Bakauheni dan Merak. Sehingga jumlah kapal yang tersedia saat ini bisa dioptimalisasikan operasionalnya. (*)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved