Massa Kecewa Putusan Bawaslu Lampung dan Ancam Kepung Rumah Cagub Arinal Djunaidi

Massa yang merasa kecewa atas putusan tersebut berencana mengepung rumah pribadi Arinal di Jl Sultan Agung, Way Halim, Bandar Lampung

Massa Kecewa Putusan Bawaslu Lampung dan Ancam Kepung Rumah Cagub Arinal Djunaidi
Tribunlampung.co.id/Beni Yulianto
Polisi menutup Jalan Sudirman Tanjungkarang Pusat karena ada sidang Bawaslu terkait Pilgub Lampung, Kamis 19 Juli 2018. 

Ia menegaskan, kepolisian akan melakukan penindakan sesuai prosedur terhadap aksi-aksi yang bertentangan dengan hukum.

"Kami harap itu (pengepungan) tidak terjadi. Kita semua harus punya tanggung jawab untuk menjaga kemananan," tegas Murbani.

Sementara itu, Bawaslu Lampung memutuskan pasangan Arinal-Nunik tidak terbukti melakukan pelanggaran administrasi secara TSM pada Pilgub Lampung.

Putusan ini dibacakan secara bergantian oleh Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah (Khoir) dan anggota lainnya, Iskardo P Panggar dan Adek Arsyari.

Bawaslu menolak seluruh laporan pasangan M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri dan laporan paslon Herman HN-Sutono.

Usai persidangan, Khoir mengatakan bahwa putusan ditetapkan berdasarkan fakta persidangan sesuai UU Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 73 tentang Pilkada.

"Kita profesional dan sesuai aturan. Semua normatif dan di bawah supervisi Bawaslu RI," katanya.

Khoir pun mempersilakan para pelapor untuk mengajukan keberatan kepada Bawaslu RI.

Keberatan bisa diajukan paling lama tiga hari setelah pelapor menerima salinan putusan.

Khoir memastikan putusan ini diambil tanpa ada tekanan dari pihak mana pun.

Halaman
1234
Penulis: Heribertus Sulis
Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved