Konter di Jalan Antasari Dibobol Maling, Rp 70 Juta Raib

Raden menuturkan, pelaku diduga beraksi sendirian. Itu terlihat dari rekaman kamera pengawas (CCTV).

Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Konter Rassya Cell di Jalan Antasari, Kedamaian, Bandar Lampung, dibobol maling. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Konter Rassya Cell yang terletak di Jalan Antasari, Kedamaian, Bandar Lampung, dibobol maling. Akibatnya, uang sebesar Rp 70 juta raib.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 7 Agustus 2018 sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, tidak ada orang di konter tersebut.

Raden Saputra (27), pemilik Rassya Cell, mengatakan, uang tersebut merupakan total omzet dari tiga cabang konternya.

"Uang semuanya itu hasil penjualan dari tiga cabang kami yang dikumpulkan di sini. Kalau konter di Jalan Antasari ini baru jalan enam bulan," sebut Raden.

Baca: Pembobol Konter Lintas Kabupaten Diringkus, Rugikan Korban hingga Ratusan Juta

Raden menuturkan, pelaku diduga beraksi sendirian. Itu terlihat dari rekaman kamera pengawas (CCTV).

"Rekaman CCTV hanya terlihat dari pantulan kaca. Yang ada hanya satu orang. Setelah itu gak terlihat karena CCTV yang ditaruh di atas lemari dibalik ama pelaku. Jadi pas lewat saja terlihatnya," jelasnya.

Pelaku bisa masuk ke dalam konter melalui dapur setelah menjebol atap plafon.

Raden Saputra, pemilik Rassya Cell, menunjuk plafon dapur yang sudah jebol.
Raden Saputra, pemilik Rassya Cell, menunjuk plafon dapur yang sudah jebol. (Tribun Lampung/Hanif Mustafa)

"Lalu pelaku masuk dan membalik CCTV dulu. Baru kemudian ambil uang di laci konter Rp 450 ribu. Kemudian ambil uang semuanya yang di dalam kamar Rp 70 juta," ungkap Raden.

Baca: Pelaku Pembobol Minimarket dan Konter Ponsel Dibekuk dengan Barang Bukti Ini

Raden menduga ada keterlibatan orang dalam aksi pencurian ini. Pasalnya, pelaku mengetahui secara persis ruangan di konter tersebut dan waktu jam pulang kerja karyawan.

"Karyawan yang kerja pulang antara jam tiga hingga empat pagi. Nah, baru pencurinya beraksi. Kok juga tahu tempat CCTV sama tempat naruh duit," ucap dia.

Raden telah melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib. "Kami sudah laporan ke Polresta Bandar Lampung. Tadi masih olah TKP saja," tambahnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved