Capaian Vaksin MR di Lampung Masih Rendah, MUI Lampung Kini Keluarkan Maklumat
Yang artinya, masyarakat Lampung tidak terlindungi. Anak-anak yang seharusnya tidak terinfeksi, akan ikut terinfeksi
Pihaknya pun mengimbau agar masyarakat tidak ragu-ragu lagi dalam memberikan imunisasi MR kepada anak-anaknya.
"Kalau memang masih ada pihak yang menolak, kami akan bantu beri argumentasi, edukasi. Fatwa MUI bisa jadi pedoman untuk imunisasi MR," ujar Khairuddin.
Masih Jauh dari Target
Berdasarkan data yang masuk ke Diskes Lampung sampai Minggu (2/9) pukul 17.00 WIB, capaian imunisasi MR di Lampung baru 52,03 persen.
Capaian ini masih jauh dari target sebesar 95 persen.
Tiga daerah yang tertinggi capaiannya adalah Lampung Barat, Pesisir Barat, dan Tanggamus.
Lambar menempati posisi pertama dengan capaian 69,38 persen. Kemudian Pesisir Barat dengan cakupan 64,77 persen dan Tanggamus 63,62 persen.
Sementara dua kota, Bandar Lampung dan Metro, merupakan daerah dengan persentase capaian terendah.
Bandar Lampung terendah kedua dengan cakupan imunisasi MR sebesar 37,57 persen.
Metro menjadi yang terendah dengan cakupan hanya 36,96 persen.
Kepala Diskes Lampung Reihana mengimbau semua pihak agar tidak ragu lagi mengikuti imunisasi MR.
"Karena kalau tidak mencapai 95 persen, maka Lampung tidak akan mendapat perlindungan komunitas. Yang artinya, masyarakat Lampung tidak terlindungi. Anak-anak yang seharusnya tidak terinfeksi, akan ikut terinfeksi," jelasnya. (val)
---> Jangan lupa subscribe Channel YouTube Tribun Lampung News Video