Tribun Lampung Selatan

Nasib Petani Jagung di Lampung Selatan - Harga Naik, Hasil Panen Malah Turun

Saat ini, harga jagung di beberapa tempat mencapai Rp 4.800 per kilogram.

Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribun Lampung/Dedi Sutomo
Petani di Ketapang memanen jagung. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KETAPANG – Para petani jagung di Lampung Selatan kini bisa bernapas lega.

Pasalnya, harga jagung saat ini terus menunjukkan tren meningkat.

Saat ini, harga jagung di beberapa tempat mencapai Rp 4.800 per kilogram.

“Harga jagung memang kembali naik. Sebelumnya Rp 4.400 per kilogram. Tetapi pekan ini sudah Rp 4.800 per kilogram,” ujar Yadi, petani jagung di Desa Karang Sari, Kecamatan Ketapang, Selasa, 2 Oktober 2018.

Menurut Yadi, pada musim kemarau ini petani bisa memenuhi standar kekeringan yang diinginkan oleh pabrik pakan ternak yang membutuhkan jagung.

Baca: Petani Jagung di Lamsel Pasrah dengan Musim Kemarau

Baca: Distan Mesuji Uji Coba Mesin Corn Nombine untuk Panen Jagung

Jagung dari petani bisa memenuhi kadar air 15-17 persen sesuai kebutuhan pabrik.

Menurut Yono, petani lainnya, hasil panen pada musim kemarau ini turun.

Biasanya ia bisa mendapatkan hasil hingga 10 ton. Panen kali ini hanya sekitar 8 ton.

“Harga memang bagus. Tapi hasil panen juga turun. Karena kemarau ini pasokan air berkurang. Sehingga pertumbuhan jagung juga tidak terlalu bagus,” kata dia. (*)

---> Jangan lupa subscribe Channel YouTube Tribun Lampung News Video

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved