Cuplikan Transkrip Pembunuhan Jamal Khashoggi, 'Aku Tak Bisa Bernapas'
Cuplikan Transkrip Pembunuhan Junalis Jamal Khashoggi, 'Aku Tak Bisa Bernapas'
"Beri tahu bosmu, apa yang dia perintahkan sudah selesai. Misi terlaksana," ujar Mutreb kepada orang yang ada di telepon.
Saat dikonfirmasi CNN, Saudi memberikan keterangan resmi bahwa mereka sudah mendengarkan rekaman bukti pembunuhan tersebut.
Dalam rekaman yang didengarkan Saudi, tidak ada momen adanya orang melakukan panggilan.
Riyadh mengaku tak tahu jika Turki punya bukti lain.
• Daftar Lengkap Pemenang Piala Citra 2018 di FFI, Marsha Timothy Pemeran Utama Wanita Terbaik
"Jika memang ada (bukti baru), kami bakal menerimanya. Sejauh ini kami sudah berulangkali mengirimkan permintaan, namun belum mendapat tanggapan," tutur Saudi.
Buntut dari kasus pembunuhan tersebut, Saudi menyatakan sudah menangkap 21 orang, dengan lima orang di antaranya dituntut hukuman mati.
• Terungkap Durasi Asli Video Pasangan Kekasih Tanpa Busana di Piramida Giza Mesir
Saudi bersikeras MBS tak terlibat dalam pembunuhan itu meski Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) dilaporkan meyakini perintah membunuh Khashoggi datang dari dia.
ISI WA
Jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi yang tewas dibunuh menyebut Putra Mahkota Mohammed bin Salman ( MBS) sebagai "binatang buas" dan "pac-man".
Pengakuan tersebut tertuang dalam pesan pribadi di WhatsApp yang diungkapkan koleganya, sesama aktivis Saudi yang mengasingkan diri ke Kanada, Omar Abdulaziz.
Terdapat sekitar 400 pesan WhatsApp yang dibagikan Abdulaziz kepada CNN Senin (3/12/2018).
"Semakin banyak korban yang dia lahap, maka dia bakal semakin menginginkan lebih banyak lagi," ujar Khashoggi dalam salah satu pesan yang dikirim pada Mei.
Dalam pesannya kepada Abdulaziz, Khashoggi mengatakan tirani tidak mempunyai logika dan berujar MBS sangat menyukai penindasan.
Khashoggi berkata MBS ingin menunjukkan kekuatannya, dan bakal melenyapkan siapapun yang menghalanginya.
Bahkan jika itu pendukungnya sendiri.