Tribun Lampung

Kadisdukcapil Imbau Warga Segera Lakukan Perekaman e-KTP

Disdukcapil Bandar Lampung terus mengimbau kepada masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP untuk segera melakukan perekaman.

Kadisdukcapil Imbau Warga Segera Lakukan Perekaman e-KTP
Ilustrasi - Perekaman e-KTP di PKOR Way Halim 

Laporan Reporter Tribun Lampung Noval Andriansyah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bandar Lampung terus mengimbau kepada masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP dan berdomisili di Tapis Berseri untuk segera melakukan perekaman.

Kepala Disdukcapil Kota Bandar Lampung A Zainuddin mengatakan, berdasarkan data per 31 Desember 2018, total sudah mencapai 93 persen yang melakukan perekaman dari jumlah 600 ribu warga Bandar Lampung.

Jika merujuk instruksi Dirjendukcapil Kemendagri, warga yang belum melakukan perekaman sampai 31 Desember 2018, maka data kependudukannya akan dinonaktifkan sementara sampai warga tersebut melakukan perekaman.

“Pada prinsipnya kan kalau belum melakukan perekaman sampai 31 Desember (2018), ya otomatis dinonaktifkan data kependudukannya oleh pusat (Dirjendukcapil). Tapi kalau data pastinya, ya kami belum dapat informasi dari pusat berapa yang dinonaktifkan untuk Bandar Lampung,” kata Zainuddin, Senin 7 Januari 2019.

Belum Lakukan Perekaman, Pemerintah Blokir 537 Ribu Data Kependudukan Warga Lampung

Oleh karena itu, Zainuddin meminta kepada warga Bandar Lampung yang belum melakukan perekaman untuk segera mendatangi kantor kecamatan ataupun langsung ke kantor Disdukcapil Kota Bandar Lampung untuk melakukan perekaman.

“Kalau memang merasa belum melakukan perekaman, ya datang saja langsung ke sini (Disdukcapil Kota Bandar Lampung). Kalau sudah merekam, data kependudukannya akan diaktifkan kembali,” ucap Zainuddin.

Pemerintah akhirnya melakukan tindakan tegas dengan menonaktifkan data kependudukan 537 ribu warga Lampung.

Hal tersebut merupakan tindak lanjut atas peringatan Dirjendukcapil Kemendagri yang akan menonaktifkan data kependudukan warga yang belum melakukan perekaman sampai 31 Desember 2018.

“Sementara dinonaktifkan dulu data kependudukannya. Kalau yang bersangkutan melakukan perekaman, maka akses kependudukannya bisa diaktifkan lagi,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lampung Achmad Saefullah, Senin 7 Januari 2019.

BREAKING NEWS - Tiga Saksi Akui Lelang Abal-abal Tidak Ada Manfaatnya, Baharudin: Itu Namanya Gila

Jumlah 537 ribu warga tersebut, kata Achmad, sudah berkurang dari data per November 2018 yaitu sebanyak 550 ribu.

Upaya sosialisasi kepada warga yang belum melakukan perekaman, terus Achmad, terus dilakukan. Seperti melaksanakan program jemput bola ke titik yang diprioritaskan atau banyak pemilih pemula.

Seperti sekolah, pesantren, lapas dan tempat keramaian.

Sayang, Achmad belum bisa membeberkan data rinci per kabupaten/kota. Mantan Kasatpol PP Lampung tersebut mengaku sedang berada di luar kantor.

Penulis: Noval Andriansyah
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved