Berawal dari Video Beredar, Oknum Hakim di Lampung Digerebek dengan 2 Wanita di Rumah Dinasnya

Oknum hakim di Lampung yang digerebek warga karena bawa 2 wanita ternyata sudah punya istri.

Berawal dari Video Beredar, Oknum Hakim di Lampung Digerebek dengan 2 Wanita di Rumah Dinasnya
Istimewa
Ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG, BANDAR LAMPUNG - Pengadilan Tinggi (PT) Tanjungkarang akhirnya buka suara terkait kabar adanya salah seorang oknum hakim nakal.

Oknum hakim Lampung  ini digrebek oleh warga lantaran sedang berduaan bersama dua wanita di rumah dinasnya.

Buntut Penggerebekan Bersama 2 Wanita, Hakim di Tulangbawang Lampung Dinonpalukan

Humas Pengadilan Tinggi Tanjungkarang Jesayas Tarigan saat dikonfirmasi ulang membenarkan adanya peristiwa penggerebekan.

"Memang benar atas peristiwa tersebut, tapi praduga tak bersalah harus kami junjung," ungkap Jesayas, Sabtu pagi 19 Januari 2019.

Saat ditanya apakah oknum hakim tersebut berdinas di Pengadilan Negeri Menggala, Jesayas juga membenarkan hal tersebut.

"Iya benar dari PN Menggala, inisial Y," bebernya.

Oknum Hakim di Lampung Digerebek Warga, Humas Pengadilan Tinggi: Berdinas di PN Menggala

Jesayas pun menuturkan jika SK yang bersangkutan terkait dinon aktifkan sebagai hakim di PN Menggala sudah dikeluarkan sejak tanggal 16 Januari 2018.

"Jadi SK-nya sudah dikeluarkan tanggal 16, tapi yang bersangkutan sampai kemarin belum melaksanakan tugas di PT, jadi dinon palukan (sebagai hakim PN Menggala) untuk sementara sambil menunggu hasil pemeriksaan," terang Jesayas.

Jesayas pun menyangga soal kabar peristiwa penggerebekan terjadi pada tanggal 18 Januari 2019.

"SK keluar tanggal 16 januari karena peristiwa penggerebekan oleh warga sebenarnya tanggal 14 Januari 2019," kata Jesayas.

Hasil Polling Iwan Fals, ILC TV One, dan iNews TV Setelah Debat Perdana Jokowi Vs Prabowo

"Kemudian videonya (penggrebekan) beredar tanggal 15 Januari, dan tanggal 16 Januari Pengadilan Tinggi sudah mengeluarkan SK penarikan yang bersangkutan," imbuhnya.

Jaseyas menambahkan, penarikan yang bersangkutan sebagai bentuk tindakan PT sebagai kawal depan Mahkamah Agung (MA).

"Kalau pelanggaran etik maupun teknis itu Bawas MA (Badan Pengawasan Mahkamah Agung)," katanya.

"Jadi Pengadilan Tinggi itu hanya memfasilitasi, tapi tindakan PT sebagai kawal depan Mahkamah Agung yaitu menarik yang bersangkutan," tandasnya. (nif)

Inul Daratista Berkali-kali Tolak Manggung di Amerika Serikat, sampai Digantikan Artis Lain

Robby Abbas Blak-blakan soal Kasus Prostitusi Online, Sebut Ada Artis yang Menikah dengan Kliennya

Satu Keluarga Dianiaya di Tapanuli Utara, Nenek Tewas Ditikam dan Cucu Nyaris Diperkosa

Penulis: hanif mustafa
Editor: Safruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved