Tribun Lampung Tengah

4 Pria Berbaju Batik Berlari Usai Diperiksa KPK, Salah Satunya Diduga Kadis PUPR Mesuji Najmul Fikri

Pada pukul 18.00 WIB, para penyidik KPK keluar secara bersamaan. Mereka membawa sejumlah berkas dan koper.

Penulis: syamsiralam | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribun Lampung/Syamsir Alam
Empat pria langsung masuk mobil seusai diperiksa KPK di Mapolres Lamteng, Kamis, 31 Januari 2019 sekitar pukul 17.30 WIB. 

4 Pria Berbaju Batik Berlari Usai Diperiksa KPK, Salah Satunya Diduga Kadis PUPR Mesuji Najmul Fikri

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNG SUGIH - Empat orang pria berpakaian batik keluar dari Aula Atmani Wedhana Mapolres Lampung Tengah, Kamis, 31 Januari 2019 sekitar pukul 17.30 WIB, dengan tergesa-gesa.

Mereka langsung berlari menuju sebuah mobil Daihatsu Ayla yang terparkir di halaman.

Sejurus kemudian, mobil itu langsung keluar dari area Mapolres Lamteng.

Selain mengenakan pakaian batik, keempatnya juga menutupi wajah dengan masker dan kertas.

Penyidik KPK Benarkan Kadis PUPR Mesuji Najmul Fikri Ikut Diperiksa

Belum diketahui pasti siapa keempat pria itu.

Diduga, mereka berlari ke arah mobil guna menghindari awak media.

Saat awak media melemparkan pertanyaan, mereka hanya tertunduk dan langsung nasuk ke dalam mobil berwarna biru toska.

Namun, diperkirakan salah satu pria itu adalah Kepala Dinas PUPR Mesuji Najmul Fikri.

Pada pukul 18.00 WIB, para penyidik KPK keluar secara bersamaan.

Mereka membawa sejumlah berkas dan koper.

Para penyidik KPK memasukkan tas koper ke dalam mobil seusai memeriksa saksi di Mapolres Lamteng, Kamis, 31 Januari 2019.
Para penyidik KPK memasukkan tas koper ke dalam mobil seusai memeriksa saksi di Mapolres Lamteng, Kamis, 31 Januari 2019. (Tribun Lampung/Syamsir Alam)

Mereka kemudian bergegas masuk ke dalam mobil Kijang Innova wana hitam tanpa mengeluarkan pernyataan apa pun.

Namun, saat ditanya apakah masih ada penyelidikan lanjutan di Aula Atmani Wedhana, salah satu penyidik memberikan jawaban singkat.

"Total ada 13 (saksi). Ini terakhir. Besok gak ada lagi," ujarnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved