Kenali Gejala dan Trik Terhindar dari Penyakit Menular TBC
Kebanyakan orang terkena TBC yang menyerang paru-paru karena tertular dari orang yang sudah terkena penyakit serupa.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: martin tobing
Laporan Wartawan Tribun Lampung Jelita Dini Kinanti
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tubercolosis merupakan penyakit disebabkan bakteri mycobacterium tuberculosis.
TBC bisa menyerang paru-paru, tulang, sistem syaraf pusat, jantung, dan kelenjar getah bening.
dr Oscar Panji Suhandi mengatakan, kebanyakan orang terkena TBC yang menyerang paru-paru karena tertular dari orang yang sudah terkena penyakit serupa.
Penularannya melalui batuk atau bersin orang yang sudah terkena TBC.
Penularannya cepat terjadi jika daya tahan tubuh sedang tidak bagus. Sebaliknya, orang yang daya tahan tubuhnya kuat, sebenarnya tidak menjamin tidak bisa tertular TBC.
"Ada juga yang daya tahan tubuhnya kuat tapi juga bisa tertular TBC. Agar tidak menulari orang lain, penderita TBC disarankan untuk menutup hidung dan mulut saat bersin dan batuk," kata pengelola Apotek Oscar Jaya Jalan Z A Pagaralam No 86, Kedaton, Bandar Lampung ini.
Menurut dr Oscar, penularan TBC hanya melalui batuk dan bersin.
• Kenali Gejalanya, Penderita Kerap Tak Sadar Idap Kanker Usus
Kalau ada yang mengatakan terkena debu, dan serpihan kapur yang biasa digunakan untuk menulis bisa terkena TBC, itu salah. Jika terkena debu penyakit disebut batuk alergi.
Batuk alergi ada beberapa persepsi menyatakan gejala TBC. Tapi batuk alergi dan TBC berbeda.
Batuk alergi tidak sampai dua minggu, sementara batuk yang merupakan gejala TBC berlangsung lebih dari dua minggu, kemudian ada darah dan kadang disertai sesak.
"Bedakan antara sesak karena asma dengan TBC jadi jangan sampai salah mengira".
"Sesak karena asma terjadi di bronkus, sedangkan sesak karena TBC terjadi di paru-paru.
"Ciri lain terkena TBC saat malam mudah berkeringat, demam, dan penurunan berat badan dengan cepat," urai dr Oscar.
• Waspadai Telinga Sering Berdenging Gejala Kanker Nasofaring
Ia menambahkan, TBC paling susah dideteksi pada anak. Biasanya gejala TBC pada anak tidak terlalu khas.
"Patut curiga anak terkena TBC ketika tubuh anak kecil dan kurus".
"Tapi perhitungkan juga faktor genetik orang tuanya. Kalau orang tuanya bertubuh kecil, wajar kalau tubuh anaknya juga kecil," jelas dr Oscar.
Penanganan penderita TBC asal tepat bisa sembuh. Sebaliknya, bisa membuat penderitanya meninggal dunia.
dr Oscar menyarankan, semisal mulai merasakan gejala TBC ada di tubuh, segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Biasanya pemeriksaan yang hampir pasti dilakukan rontgen dada.
Ada juga pemeriksaan dahak dengan sputum BTA sebanyak tiga kali. Dokter menyebutnya sebagai sputum BTA sps (sewaktu pagi sewaktu). Jika dua dari tiga kali pemeriksaan hasilnya positif, dipastikan terkena TBC.
• VIDEO - Waspada, Demam Tifoid Tak Segera Diobati Picu Usus Jebol
Pasien positif terkena TBC, dokter akan memberikan obat anti TB dan antibiotik. Obat diberikan selama enam bulan.
"Setelah itu dinilai sudah bersih dari TBC atau belum. Kalau belum, dilanjutkan diberi obat lagi dan dinilai setiap tiga bulan".
"Kalau masih belum bersih lanjut diberikan obat lagi," urai dr Oscar.
Ia menyatakan, penderita juga patut mewaspadai Multidrug-resistant TB (MDR-TB), yakni obat tidak ampuh lagi untuk membunuh bakteri penyebab TBC.
MDR-TB terjadi karena tidak minum obat dengan teratur sehingga perlu dilakukan penyuntikan setiap hari sampai sembuh.
• Sering Sakit Pinggang Tanda Degenerasi Tulang Belakang
Pasien dinyatakan sembuh pun menurutnya, harus waspada karena TBC bisa terkena lagi saat daya tahan tubuh lemah.
Agar tidak terkena lakukan langkah pencegahan jaga kesehatan, daya tahan tubuh, olahraga serta istirahat cukup, dan pola hidup sehat.
dr Oscar menerangkan, ketika ada orang bersin atau batuk sebisa mungkin menghindar atau tutup mulut dan hidung.
Cara pencegahan itu wajib dilakukan, terutama bagi yang tinggal didaerah yang warganya banyak terkena TBC agar tidak tertular. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/cegah-tbc_20180327_153119.jpg)