Reaksi Satpol PP Bandar Lampung Terhadap Keberadaan Orang dengan Gangguan Jiwa

Satuan Polisi Pamong Praja Bandar Lampung akan melakukan penyisiran orang dengan gangguan jiwa (ODGJ)

Reaksi Satpol PP Bandar Lampung Terhadap Keberadaan Orang dengan Gangguan Jiwa
Tribunlampung/Anung
ilustrasi Orang dengan gangguan jiwa 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,BANDARLAMPUNG - Menyikapi keberadaan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di kota Bandar Lampung, Satuan Polisi Pamong Praja Bandar Lampung akan melakukan penyisiran.

Kepala Bidang Ketenteraman Masyarakat dan Ketertiban Umum (Kabid Trantibum) Satpol PP Kota Bandar Lampung, Jan Roma mengatakan, akan melakukan penyisiran di lokasi yang rawan keberadaan ODGJ.

Dirinya sudah membentuk tim monitoring dan eksekusi yang terdiri dari 16 anggota.

"Mulai Selasa (19/2/2019) besok tim akan melakukan penyisiran dan menangkap anjal maupun ODGJ yang kedapatan berada di ruas-ruas jalan Bandar Lampung," ungkap Jan Roma Sabtu (16/2/2019) petang melalui sambungan telepon.

Menurut Jan Roma, fenomena ODGJ ini muncul dan menghilang.

Warga Bandar Lampung Resah Keberadaan Orang dengan Gangguan Jiwa di Pinggir Jalan

Setelah diserahkan ke dinas sosial usai ditertibkan, kemudian tak lama muncul lagi ODGJ baru.

Diakuinya, penanganan untuk kasus ODGJ terbilang rumit.

"Penanganan ODGJ ini agak ruwet, karena setelah diserahkan ke dissos, nggak lama muncul lagi. Ini nggak menutup kemungkinan orang gila dikirim dari luar daerah, sementara penanganan secara komprehensif belum ada," akunya.

Dia berharap, ada tindak lanjut dari dinas sosial usai penangkapan ODGJ oleh satpol PP ke dissos. Karena Satpol PP hanya melakukan penangkapan kemudian menyerahkannya ke dissos.

Selain penanganan anak jalanan (anjal) dan ODGJ, pihaknya juga secara berkelanjutan akan melakukan penertiban gepeng dan anak punk di titik-titik lampu merah di Bandar Lampung.

"Nanti setiap satu atau dua jam sekali tim monitoring turun patroli berbagi tugas ke titik-titik lampu merah atau daerah rawan anjal, gepeng, anak punk, maupun ODGJ, kemudian tim eksekusi yang akan menciduk mereka," jelas dia.

Penulis: sulis setia markhamah
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved