Tribun Bandar Lampung
Demo HMI Cabang Bandar Lampung di Kantor BBWSMS Berujung Bentrok, Ada Korban Luka-luka
HMI Bandar Lampung bentrok dengan pegawai Direktorat Jendral Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung
Penulis: hanif mustafa | Editor: wakos reza gautama
Yusen mengatakan, pihaknya gak tahu aksi demonstrasi ini.
"Maka personel kami gak tahu kedatangan massa. Saya berfikir apakah ada pemberitahuan sebelumnya, kalau ada biasanya polisi berjaga," tuturnya.
Yusen mengatakan para pendemo juga langsung masuk ke halaman yang bukan peruntukan untuk demonstrasi.
"Kemudian massa sebanyak 50 orang menggelar orasi, dan memaksa bertemu pimpinan hingga terjadi bentrok hingga kaca pecah hingga ada yang pecah kepala," katanya.
Lanjut ke ranah hukum
Yusen mengatakan akibat bentrokan ini pihaknya mengalami luka-luka.
"Pegawai kami memar ada 4 dan satu pecah kepala," ucapnya.
Yusen mengaku akan melanjutkan hal ini ke ranah hukum karena sudah menyangkut penganiayaan.
• Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Bakal Relokasi PKL di Dua Jalan Ini
"Kalau yang sudah melalukan penganiyaan kami lanjutkan proses hukum, dan soal kaca pecah tentu pimpinan akan melaporkan tentang pengrusakan," tandasnya.
Robek 5 centimeter
Rasdam (55), OB Direktorat Jendral Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung, alami luka robek di kepala sepanjang 5 centimeter.
Rasdam pun mengaku tidak tahu yang memukul siapa lantaran kondisi sudah rusuh.
"Saya awalnya dari luar kaget rame-rame, saya bantulah agar massa gak masuk ruangan," katanya.

Namun tiba-tiba dari belakang, jelas Rasdam, ada pukulan menggunakan bambu yang mengarah padanya.
"Tahu tahu kepala saya sudah berdarah, dan saya dilarikan ke rumah sakit Graha Husada," akunya.