Komplotan Pencuri Truk Campur Bius dengan Nasi Padang untuk Lumpuhkan Sasaran

Komplotan Pencuri Truk Campur Bius dengan Nasi Padang untuk Lumpuhkan Sasaran

Komplotan Pencuri Truk Campur Bius dengan Nasi Padang untuk Lumpuhkan Sasaran
ist
ilustrasi: Komplotan Pencuri Truk Campur Bius dengan Nasi Padang untuk Lumpuhkan Sasaran pencurian mobil 

“Korban sempat mengeluh pusing dan tidak sadarkan diri usai makan nasi padang yang dicampur obat korban di dalam truk,” jelasnya.

Dikatakannya, pelaku H Taufik Hidayat duduk di kursi penumpang bersama pelaku Sarip yang mengemudikan truk tersebut ke arah barat. Korban dibaringkan di belakang kursi truk.

"Kedua pelaku membuang korban di tengah hutan jati perbatasan wilayah Wilangan Nganjuk dengan Caruban Madiun," terangnya.

Sosok Perekam Video Bunuh Diri di Transmart Lampung Jadi Sorotan, Praktisi Hukum Angkat Bicara

Inikah Gaun Pernikahan Syahrini Karya Desainer Kondang Didi Budiarjo & Sebastian Gunawan?

Luna Maya Ngaku Pernah di Titik Terlemah, Isi Curhatan Jelang Nikahan Reino Barack dan Syahrini

Kedua pelaku, kata AKBP Leonard Sinambela, menyerahkan trukitu ke tiga orang komplotan pelaku lainnya di Semarang Jawa Tengah.

Kedua pelaku kembali ke rumahnya menumpang bus. "Pelaku mendapat upah sekitar Rp 3,5 juta dan Rp 1 juta," bebernya.

Ditambahkannya, ungkap kasus ini bermula dari korban yang melapor kehilangan truk di Polres Kediri.

Pihaknya diminta untuk membackup laporan itu dan menemukan petunjuk berupa rekaman CCTV truk di salah satu SPBU.

Akhirnya menangkap dua pelaku itu. Ada lima pelaku dua kita tangkap tiga pelaku ditangkap di Semarang oleh Polres Kediri.

"Pelaku ini merupakan residivis kasus sama pencurian ditahan 2014 baru saja keluar dari penjara lalu mencuri lagi," tegasnya.

Pelaku Taufik Hidayat mengaku ia mempunyai ide mencampur obat ke nasi padang yang diberikannya ke sopir truk.

Ia sudah bersengkongkol dengan rekannya di Jawa Tengah yang berperan melarikan truk hasil curian.

Dia mengatakan terpaksa mencuri truk lantaran kepepet kebutuhan ekonomi dan tidak bekerja.

Halaman
123
Editor: Safruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved