Tribun Lampung Selatan

Warga Diminta Rp 20 Ribu untuk Fogging, Diskes Tegaskan Tidak Boleh Ada Pungutan

Dinas Kesehatan Lampung Selatan menegaskan, tidak ada pungutan apa pun untuk fogging (pengasapan).

Warga Diminta Rp 20 Ribu untuk Fogging, Diskes Tegaskan Tidak Boleh Ada Pungutan
Tribun Lampung/ Anung Bayuardi
Ilustrasi fogging (pengasapan). 

Warga Diminta Rp 20 Ribu untuk Fogging, Diskes Tegaskan Tidak Boleh Ada Pungutan

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Dinas Kesehatan Lampung Selatan menegaskan, tidak ada pungutan apa pun untuk fogging (pengasapan).

Hal ini ditegaskan oleh Kabid P2P Dinas Kesehatan Lampung Selatan Kristi Endarwati.

Kristi mengatakan, fogging dilakukan oleh diskes di daerah-daerah yang secara epidemologi ditemukan adanya kasus DBD.

Sempat Kejang dan Pendarahan, Perawat RSUD Bandar Lampung Meninggal Dunia Diduga karena DBD

Fogging dilakukan untuk membunuh nyamuk penyebab DBD.

“Untuk kegiatan fogging focus dari pemerintah tidak ada pungutan apa pun. Kegiatan tersebut sumber dananya dari APBD. Kegiatan fogging focus memang hanya pada daerah yang secara epidemologi terindikasi adanya DBD,” kata dia, Rabu, 27 Februari 2019.

Hanya, lanjut Kristi, karena saat ini kasus DBD sedang mewabah, banyak warga yang menginginkan daerahnya dilakukan fogging. Karenanya, ada permintaan fogging swadaya.

Untuk fogging swadaya ini, ujarnya, bisa saja pemerintah desa menganggarkan untuk biaya bahan bakar dan tenaga.

Sedangkan obat dan mesinnya bisa diajukan ke puskesmas.

Halaman
12
Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved