Tribun Lampung Utara

Blangko Kartu Keluarga di Disdukcapil Lampung Utara Kosong

Stok blangko Kartu Keluarga di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Lampung Utara sedang kosong.

Penulis: anung bayuardi | Editor: Yoso Muliawan
Tribun Lampung/Anung Bayuardi
Petugas Disdukcapil Lampung Utara saat jemput bola perekaman e-KTP di Balai Desa Tanjung Waringin, Kecamatan Tanjung Raja, Kamis, 27 Desember 2018. 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG ANUNG BAYUARDI

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Stok blangko Kartu Keluarga di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Lampung Utara sedang kosong. 

Dian (36), warga Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kotabumi, bingung saat datang ke kantor Disdukcapil Lampung Utara guna mengajukan pembuatan KK. Pegawai disdukcapil menyatakan stok blangko KK sedang kosong, lalu memintanya datang lagi pada pekan depan.

"Katanya tadi, blangko KK kemungkinan baru tersedia, Maret. Tolong informasikan saja. Kalau bisa juga, petugas memberi informasi yang akurat supaya masyarakat tidak perlu datang berkali-kali. Kasihan, apalagi yang berdomisili di pedalaman," kata Dian, Kamis (28/2/2019).

Sekretaris Disdukcapil Lampura Tien Rostina membenarkan blangko KK di kantornya kosong. Bahkan, menurut dia, stok blangko KK kosong sejak awal 2019. Menurutnya, blangko KK kosong karena overload pencetakan pada 2018.

"Persediaan untuk tahun berjalan (2018) dengan sisa 2017, terpakai semua. Ini yang menyebabkan pencetakan KK untuk 2019 tertunda," jelasnya.

Tien mengungkapkan, penyebab overload pencetakan KK pada 2018 karena banyaknya warga yang melakukan perubahan data KK.

"Ada yang bertambah atau berkurang anggota keluarganya. Jadi, mereka harus cetak KK yang terbaru," ujarnya.

Tien menerangkan, persiapan stok blangko KK selama setahun bisa mencapai 50 ribuan lembar. Sementara disdukcapil rata-rata melayani permohonan pengajuan KK sebanyak 80 lembar per hari.

"Kami tetap melayani warga yang ingin membuat KK. Hanya, sekarang hanya untuk peng-input-an data. Kalau pencetakannya, belum bisa," kata Tien.

Pihaknya berharap blangko KK sudah tersedia pada Maret ini. Pihaknya pun telah mengajukan permintaan blangko KK kepada Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri. Jumlahnya, 4.000-an lembar.

Jemput Bola ke Kemendagri

Ketua DPRD Lampung Utara Rachmat Hartono meminta disdukcapil cepat memberikan solusi terkait kosongnya blangko KK.

"Jika perlu, jemput bola langsung ke Dirjen Dukcapil Kemendagri," ujarnya, Kamis (28/2/2019).

Menurut Rachmat, disdukcapil bisa mengantisipasi kosongnya blangko KK dari jauh hari. Ia pun berharap disdukcapil melakukan perencanaan matang ke depan. Itu penting guna mengantisipasi kelangkaan bahan baku pencetakan dokumen kependudukan.

"Kita harus visioner. Pandangan harus jauh ke depan. Saya harap tidak lagi terjadi kekosongan blangko KK," katanya.

Rachmat juga meminta pegawai Disdukcapil Lampura menyampaikan informasi di papan pengumuman kantor disdukcapil serta kecamatan-kecamatan. Tujuannya agar masyarakat yang ingin membuat KK tidak bolak-balik ke kantor disdukcapil. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved