Banjir di Tanggamus

Usai Salat Isya, Saipudin Tidak Menyangka Dapur Rumahnya Hilang Terbawa Longsor

Tidak ada yang menyangka, hujan deras yang mengguyur Kelurahan Pasar Madang, Kota Agung, Tanggamus pada Senin, 4 Februari 2019, bakal menjadi bencana

Usai Salat Isya, Saipudin Tidak Menyangka Dapur Rumahnya Hilang Terbawa Longsor
Tribun Lampung/Tri Yulianto
Saipudin, warga Kelurahan Pasar Madang, Kota Agung, Tanggamus, menerima bantuan makanan dari BPBD Tanggamus, Selasa, 5 Maret 2019. Rumah Saipudin menjadi korban dalam musibah longsor, Senin malam. 

Usai Salat Isya, Saipudin Tidak Menyangka Dapur Rumahnya Hilang Terbawa Longsor

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Tidak ada yang menyangka, hujan deras yang mengguyur Kelurahan Pasar Madang, Kota Agung, Tanggamus pada Senin, 4 Maret 2019 malam, bakal menjadi bencana.

Saipudin, warga setempat, adalah salah satunya.

Malam itu, seusai melaksanakan salat Isya, tiba-tiba Saipudin mendengar suara reruntuhan.

Banjir Besar Landa Tanggamus, Ratusan Rumah Terendam dan Listrik Padam

Seketika Saipudin menyuruh istri dan anak-anaknya lari keluar rumah meski hujan lebat melanda.  

Pria yang membuka usaha warung kelontong di rumahnya itu tidak peduli jika tubuh harus basah dimandikan hujan.

Untungnya, Saipudin beserta keluarganya selamat dari peristiwa tersebut. 

"Firasat sih tidak ada, karena sudah lama juga tinggal di sini dan baru ini mengalami kejadian," kata Saipudin, Selasa, 5 Maret 2019. 

Ia tidak menyangka, rumah yang didiaminya sejak lebih dari lima tahun tersebut hilang bagian dapurnya.

Halaman
123
Penulis: Tri Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved