Pemilu 2019

Ratusan Pengunjuk Rasa Geruduk Kantor KPU Metro

Ratusan pengunjuk rasa dari pendukung salah satu calon peserta menggeruduk kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro, Jumat, 22 Maret 2019.

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak
Polres Metro menggelar simulasi sistem pengamanan Pemilu 2019 di Lapangan Samber, Jumat, 22 Maret 2019. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Ratusan pengunjuk rasa dari pendukung salah satu calon peserta menggeruduk kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro, Jumat, 22 Maret 2019.

Massa yang tidak puas dengan hasil Pemilu 2019 meminta penghitungan ulang.

Aksi massa dihalau personel gabungan Polri, TNI, dan Linmas.

Namun, massa tetap memaksa masuk dan menuntut penghitungan ulang.

Negosiasi yang dilakukan polisi tak berhasil meredam amarah massa.

Hingga akhirnya pengunjuk rasa berubah anarkis.

KPU Metro Gelar Simulasi Situng

Hasil Pleno, 6.393 Pemilih Baru Masuk Lampung

Situasi semakin memanas ketika massa membakar ban dan melempari petugas.

Polres Metro menggelar simulasi sistem pengamanan Pemilu 2019 di Lapangan Samber, Jumat, 22 Maret 2019.
Polres Metro menggelar simulasi sistem pengamanan Pemilu 2019 di Lapangan Samber, Jumat, 22 Maret 2019. (Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)

Kesigapan aparat dengan bantuan water canon berhasil memukur mundur ratusan massa.

Aparat kemudian mengaman para provokotar unjuk rasa.

Kerusuhan pun bisa diredam. 

Inilah gambaran simulasi sitem pengaman (Sispam) yang dilakukan Polres Metro di Lapangan Samber. (Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved