Berita Lampung

Mahasiswa Unila Parkir Tak Bawa STNK atau KTM, Kendaraan Ditahan Satpam

Mahasiswa Unila Parkir Tak Bawa STNK atau KTM, Kendaraan Ditahan Satpam

Tribun Lampung/Eka Ahmad Sholichin
ILUSTRASI - Mahasiswa Unila Parkir Tak Bawa STNK atau KTM, Kendaraan Ditahan Satpam 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dua fasilitas di Universitas Lampung ( Unila ), yaitu parkir terpadu dan bus antar jemput, telah aktif beroperasi. Jam operasional dua fasilitas ini mulai pagi pukul 07.00 hingga petang 18.00 WIB.

Namun, khusus parkir terpadu, satpam Unila kadang berjaga sampai malam karena masih ada kendaraan yang terparkir.

Parkir terpadu dan terminal bus antar jemput ini berlokasi di seberang Wisma Unila, Jalan Sumantri Brojonegoro, Bandar Lampung, Lampung.

Pantauan awak Tribun Lampung, Kamis (4/4), sivititas akademika yang mayoritas mahasiswa-mahasiswi memarkir kendaraan di parkir terpadu.

Selanjutnya, mereka masuk ke dalam kampus dengan menumpang bus-bus yang bergiliran mengantar maupun menjemput mahasiswa.

Baca juga: Pemilihan Rektor Unila, Kutipan 8 Bacarek Saat Visi Misi

Pintu masuk dan keluar kendaraan di parkir terpadu tampak hanya ada satu pintu. Sekitar 2-3 satpam berjaga.

Mahasiswa yang akan keluar parkiran menjalani pemeriksaan terlebih dahulu di pintu keluar.

Satpam meminta mahasiswa menunjukkan surat kendaraan, yaitu STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan).

Jika tidak dapat menunjukkan STNK, maka mahasiswa harus memperlihatkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM). Satpam kemudian akan mencatat identitasnya.

Namun, jika mahasiswa tidak bisa menunjukkan keduanya, baik STNK ataupun KTM, maka ia harus meninggalkan kendaraannya.

Si mahasiswa harus mengambil dahulu STNK atau kartu mahasiswa, lalu bisa kembali lagi untuk mengambil kendaraan.

Yudi, satpam Unila, mengungkap ada sekitar 1.000 kendaraan dalam sehari parkir di parkir terpadu.

Adapun mahasiswa yang berhak memanfaatkan parkir terpadu adalah mahasiswa baru angkatan 2018 hingga angkatan 2015.

"Sedangkan mahasiswa angkatan 2013 atau 2014 yang sudah mau urus wisuda, tes TOEFL, dan sebagainya, silakan parkir di Balai Bahasa," katanya di lokasi parkir.

Yudi memastikan satpam memperketat keamanan dengan mewajibkan mahasiswa menunjukkan STNK guna pemeriksaan nomor pelat dan jenis kendaraan.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved