Lebih Sadis dari Pengeroyokan Audrey, Siswi Ini Tewas Usai Dbakar oleh Teman-temannya
Nusrat tewas usai dikeroyok oleh empat teman sekelasnya, Rabu (10/4/2019). Parahnya lagi, korban dibakar hidup-hidup oleh para pelaku.
Mereka naik motor bersama ke rumah PP, sepupu Audrey.
Saat itu, korban dijemput dengan dua motor.
Sampai di sana, lantas PP langsung mengeluarkan motor.
Korban berboncengan dengan PP.
"Mereka dibawa ke tempat lain, misalnya tujuan awalnya di lokasi A, tapi di lapangan mereka dibawa ke lokasi B," jelas Umi Kalbasum.
• Ngaku Dapat Ancaman Pembunuhan, Siswi SMA yang Keroyok Audrey Malah Asyik Ngopi
Di Jalan Sulawesi itu, terjadi perkelahian.
Selanjutnya korban dan PP menggunakan motor untuk lari dan dikejar hingga ke Taman Akcaya.
Di sana mereka terlibat perkelahian lagi.
"Saat berantem di Taman Akcaya, bahkan ada satpam yang melerai dengan menyebut, 'Ei, ei kenapa?' Lalu mereka bubar dan pulang ke rumah masing-masing," jelasnya.
Terkait adanya isu alat vital korban ditusuk pelaku, Ia mengakui hal itu memang benar adanya.
"Korban sendiri yang menyatakan dan saat itu ia menggunakan celana panjang dan jins. Kemaluan ditusuk pelaku, meskipun itu dari luar celana. Tapi bayangkan kalau pakai rok. Itu niat apa itu? Syukur alhamdulillah pakai celana panjang dan jins. Kalau pakai rok habis itu," tegasnya.
Selain mencoba menusuk alat vital, pelaku juga menjambak rambut korban dan membenturkan kepala di aspal.
"Kalau kita merasa terancam dan melawan, tentu wajarlah kita mengamankan diri," tambahnya.
Pihaknya memang bersyukur kalau dari hasil visum dinyatakan bahwa tidak melukai selaput dara. (*)
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Lebih Parah dari Kasus Audrey, Pengeroyokan Siswi ini Berujung Maut karena Tubuhnya Dibakar Pelaku
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ilustrasi-terbakar_20180904_204611.jpg)