VIDEO - Apa Keistimewaan Malam Lailatulkadar di Bulan Suci Ramadan?
Waktu berbuka puasa, menjadi salah satu waktu dimudahkannya suatu doa dikabulkan oleh Allah SWT.
Penulis: Wahyu Iskandar | Editor: Daniel Tri Hardanto
Untuk mendapatkan berkah di malam Lailatulkadar ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha berkata, “Wahai Rasulullah, apa yang sebaiknya aku baca bila bertepatan dengan malam Lailatulkadar?”
Rasulullah bersabda: “Bacalah:
اللَّهُمَّ إنَّك عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma Innaka 'Afuwwun, Tuhibbul 'Afwa, Fa'fu 'Anni
Artinya:
"Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi ampunan dan menyukai orang yang memohon ampunan, maka ampunilah aku." (HR: At-Tirmidzi 3760, Ibnu Majah 3850, Ahmad VI/171, Al-Hakim I/530 dan An-Nasa'i dalam Amalul Yaum wal Lailah, silahkan lihat Shahih Jami' At-Tirmidzi)
Namun menurut Ustaz Afif, tidak ada salahnya doa tersebut dibacakan tiap malam di bulan Ramadan terlebih tersirat arti yang begitu baik dalam doa tersebut. Dimana memohon ampunan kepada Allah.
"Hendaknya berdoa disertai keikhlasan dan tanpa pamrih mengharapkan Lailatulkadar," jelasnya.
Mengenai adakah tanda khusus mengenai datangnya malam istimewa tersebut, menurut Ustaz Afif, tidak ada riwayat khusus mengenai itu.
Namun banyak yang mengatakan, ketika seseorang memperoleh Lailatulkadar, merasakan ketenangan dan kedamaian di malam tersebut, merasakan cahaya yang terang benderang sekalipun kondisinya gelap gulita. Bahkan suasana yang hening dan damai. (Tribunlampung.co.id/Sulis Setia Markhamah/Wahyu Iskandar)