Pengusaha Sibron Azis Ungkap Alasannya Beri Uang di Kasus Suap Proyek Mesuji: Saya Takut . . .

Pengusaha Sibron Azis Ungkap Alasannya Beri Uang di Kasus Suap Proyek Mesuji: Saya Takut . . .

tribun lampung / hanif
Terdakwa Sibron Azis dan Kardinal pun memberi keterangan di hadapan Majelis Hakim di Pengadilan Tipikor Negeri Tanjungkarang, Kamis 9 Mei 2019. 

Sementara itu, Kardinal mengaku jika uang Rp 200 juta dan Rp 100 juta yang diminta oleh Wawan Suhendra akan dipotong dari komitemen fee.

"Jadi disampaikan oleh Wawan uang tersebut motong fee," ucap Kardinal.

Untuk uang Rp 1,28 miliar, Kardinal mengakui ingin melunasi komitmen fee.

"Ya mau lunasi, nemuin Wawan tapi Wawan gak mau, dan disuruh nemuin Taufik saja langsung," ucap Kardinal.

Kardinal pun mengaku selain uang yang disetorkan ke Wawan Suhendar masih ada aliran yang mengalir masuk ke petugas lelang.

"Ada untuk PPTK Lutfi Rp 15 juta, Fitra ngurus berkas PUPR Rp 22 juta, Mita oranv orang rumah dinas 1 juta, Novel PPTK Rp 5 juta, dan Kabid Rp 6 juta," jelas Kardinal.

Saat ditanya tujuan pemberian oleh JPU, Kardinal pun dengan spontan menjawab bahwa orang tersebut meminta jatah.

"Karena mereka minta kalau gak memberi gak lancar, setelah menberi proyek lancar," tandasnya.

Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjungkarang kembali menggelar sidang lanjutan fee proyek infrastruktur Kabupaten Mesuji, Kamis 9 Mei 2019.

Persidangan dengan terdakwa Sibron Azis dan Kardinal diagendakan mengkonfrontir dua saksi.

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved