Pemilu 2019

BPN Tolak Pilpres tapi Terima Pileg, Charta Politika: Pantas Mereka Tak Berani ke MK

Sikap Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyikapi berbeda hasil Pilpres dan Pileg 2019 dinilai tak konsisten.

BPN Tolak Pilpres tapi Terima Pileg, Charta Politika: Pantas Mereka Tak Berani ke MK
Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya 

"Kami menolak. Makanya saya bilang kecurangan itu. Jangan menyederhanakan," kata Andre. 

"Kita bicara rekap," kata Yunarto.

"Iya makanya saya akan jawab di situ. Jadi kecurangan itu jangan hanya bicara di TPS dan rekapitulasi," jelas Andre. 

"Saya tidak bicara kecurangan. Itu ranahnya MK," timpal Yunarto.

Menurut Andre, kecurangan terjadi di Pilpres, sementara di Pileg tidak.

Hasil Pilpres 2019 Versi BPN: Prabowo-Sandiaga 54,24 Persen, Jokowi-Maruf 44,14 Persen

"Kenapa di Pileg kami tidak menolak? Karena memang kecurangan itu terjadi di Pilpres," kata Andre.

Yunarto lantas menanyakan soal 17,5 juta DPT yang disebut-sebut bermasalah dalam Pilpres, apakah juga berlaku di Pileg.

"DPT Pileg dengan Pilpres sama gak? 17,5 juta DPT yang Anda katakan bermasalah juga terjadi di Pileg gak? Kalau konsisten, Anda harus tolak itu," kata Yunarto. 

"Pemilih Pilpres dan Pileg itu berbeda. Anda bisa lihat dong. Suara sahnya banyakan Pilpres," timpal Andre. 

Menurut Yunarto, logika yang dipaparkan Andre Rosiade ngawur.

Halaman
1234
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved