Kapolri Ungkap Provokator yang Anarkis Dibayar Rp 6 Juta, Wiranto Sebut Mereka Preman Bertato

Kapolri Ungkap Provokator yang Anarkis Dibayar Rp 6 Juta, Wiranto Sebut Mereka Preman Bertato

Kapolri Ungkap Provokator yang Anarkis Dibayar Rp 6 Juta, Wiranto Sebut Mereka Preman Bertato
Kapolri Jendral Tito Karnavian. Kapolri ungkap provokator yang membuat aksi anarkis di depan Bawaslu dibayar Rp 6 juta. 

Kapolri Ungkap Provokator yang Anarkis Dibayar Rp 6 Juta, Wiranto Sebut Mereka Preman Bertato

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Polri menangkap sekitar 20 orang yang diduga menjadi provokator dalam kerusuhan yang terjadi di Jakarta, 21 dan 22 Mei 2019.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkap, dari para provokator yang melakukan aksi anarkistis di depan gedung Bawaslu dan Asrama Brimob Petamburan, disita uang dengan jumlah total Rp 6 juta.

Saat diperiksa, provokator yang mayoritas adalah anak-anak muda ini mengaku dibayar untuk melakukan aksinya.

"Yang diamankan ini kami lihat, termasuk yang di depan Bawaslu, ditemukan di mereka amplop berisikan uang totalnya hampir Rp 6 juta, yang terpisah amplop-amplopnya. Mereka mengaku ada yang bayar," kata Tito dalam konferensi pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Prabowo Ucap Innalillahi Wainnailaihi Rajiun, Serukan ke Pendukung Kalau Dipukul Jangan Melawan

Facebook, Instagram, Twitter, WhatsApp Dibatasi Pemerintah, Ini Solusi Medsos Tetap Lancar

Pria Setubuhi Adik Ipar 15 Kali, Sudah Suka Sejak Korban Masih Siswi SD Kelas 4

Sebelum Ditemukan Terkapar di Kamar Mandi, Luna Maya Ternyata Sempat Dengar Nama Syahrini Disebut

Istri Tak Ingin Pisah Saat Ustaz Arifin Ilham Kritis, Pelukan Diiringi Bidadari Surga Ustaz Jeffry

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal mengatakan, pihaknya menduga kericuhan yang terjadi setelah pembubaran aksi demonstrasi di depan gedung Bawaslu dipicu oleh massa bayaran.

Sejumlah amplop berisi uang pun ditemukan dari massa yang diamankan.

"Ada juga massa yang masih simpan amplop, uangnya masih ada, dan kami sedang mendalami itu," ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu.

Iqbal memastikan bahwa demonstran yang sejak siang melakukan aksi di depan gedung Bawaslu sudah bubar sejak pukul 21.00 setelah menggelar shalat tarawih.

Namun, sebelum itu polisi menemukan ada 200 orang yang berkerumun di Jalan KS Tubun.

Halaman
1234
Editor: Andi Asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved