Ramadan 2019

Mudik Naik KA Tanjungkarang-Kertapati, Barang Penumpang Maksimal 40 Kg

PT Kereta Api Indonesia menetapkan aturan pemudik hanya boleh membawa barang dengan berat maksimal 40 kilogram.

Mudik Naik KA Tanjungkarang-Kertapati, Barang Penumpang Maksimal 40 Kg
Tribun Lampung/Eka Ahmad Sholichin
PEMANTAPAN ANGKUTAN MUDIK - PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional IV Tanjungkarang menggelar pemantapan koordinasi masa angkutan mudik Lebaran 2019 di Stasiun KA Baturaja, Sumatera Selatan, Kamis (23/5). Inset: Kepala Divre IV PT KAI Tanjungkarang Sulthon Hasanudin beserta rombongan berbuka puasa bersama dalam rangkaian Safari Ramadan dan Pembinaan di Ruang Wisma Raja Baturaja, Sumatera Selatan, Rabu (22/5) malam. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BATURAJA - PT Kereta Api Indonesia menetapkan aturan pemudik hanya boleh membawa barang dengan berat maksimal 40 kilogram. PT KAI meminta pemudik tidak membawa barang terlalu banyak dan terlalu besar agar tidak mengganggu penumpang lain.

Kepala Divisi Regional IV PT KAI Tanjungkarang Sulthon Hasanudin menjelaskan pemudik hanya boleh membawa barang dengan ukuran paling besar 100 x 40 x 30 centimeter. Sementara beratnya maksimal 40 kg.

"Kami mengimbau para pemudik agar jangan membawa barang terlalu banyak dan terlalu besar, karena akan mengganggu penumpang lain," kata Sulthon di sela-sela koordinasi angkutan mudik Lebaran 2019 di Stasiun KA Baturaja, Sumatera Selatan, Kamis (23/5/2019).

Bagaimana jika pemudik terlanjur atau tetap ingin membawa barang dengan ukuran dan berat melebihi ketentuan tersebut? Sulthon menjawab bahwa jika memang demikian, maka pemudik akan terkena biaya tambahan untuk bagasi.

"Kalau berat barang bagasi melebihi ukuran dan berat yang sudah kami tentukan, maka penumpang akan terkena biaya bagasi," ujarnya. (Tribunlampung.co.id/Eka Ahmad Sholichin)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved