Tribun Metro

Dua Taman di Metro Jadi Lokasi Ramah Anak

Pemerintah Kota (Pemkot) Metro terus berupaya mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) dengan mewujudkan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA).

Dua Taman di Metro Jadi Lokasi Ramah Anak
NET
ILUSTRASI 

Dua Taman di Metro Jadi Lokasi Ramah Anak

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro terus berupaya mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) dengan mewujudkan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3P2KB) Kota Metro Prayetno mengatakan, upaya yang dilakukan salah satunya memilih dua lokasi taman yang akan dijadikan sebagai RBRA.

"Kita sudah lakukan rapat pembahasan untuk menentukan lokasi mana saja yang bisa jadi RBRA. Dua lokasi taman itu sudah kita tentukan jadi RBRA. Yaitu Taman Merdeka dan Taman Mulyojati," ujarnya, Kamis (30/5).

2021 Lampung Selatan Target Jadi Kabupaten Ramah Anak

Dijelaskannya, untuk lokasi Taman Merdeka sudah bisa digunakan tanpa harus mengubah lokasi ruang terbuka hijau. Karena di lokasi tersebut anak-anak bisa bermain sesuia yang diinginkan. RBRA biasanya dilengkapi dengan tempat bermain anak.

"Tapi untuk Taman Merdeka tidak kita buatkan arena bermain. Karena lokasi ini sebagai ruang terbuka hijau sudah bisa digunakan untuk anak bermain yang ramah lingkungan. Sedangkan untuk Taman Mulyojati nantinya kita tambah arena bermain," bebernya.

Selain dua taman tersebut, Prayetno mengaku, sejumlah taman di sekolah juga sudah ditetapkan sebagai lokasi RBRA. Tidak hanya di tingkat TK, pada tingkat SMP lokasi taman sekolah ini juga akan digunakan sebagai RBRA.

Bandar Lampung Kini Punya 24 Puskesmas Ramah Anak

Saat ini sudah ada 26 sekolah di Metro yang sudah menerapkan SRA. Adapun sasarannya agar membuat sekolah bisa menjadi rumah kedua bagi anak. Utamanya dengan menciptakan sekolah yang aman dan nyaman bagi anak.

"Nyaman dan aman tersebut bisa diwujudkan melalui guru, lingkungan maupun teman di sekolahnya," imbuhnya. Sehingga tidak ada lagi diskriminasi dan bulying. Anak juga menjadi nyaman karena gurunya yang ramah.

Selain itu, fasilitas yang tersedia juga memadai untuk anak berkembang dan berinteraksi di lingkungannya. Sehingga terwujud generasi penerus bangsa yang baik dan berprestasi.(dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved